TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 44 tahun setelah meninggalkan bangku sekolah, para alumni SMPN 73 Jakarta angkatan 1982 kembali dipertemukan dalam sebuah reuni yang penuh kehangatan, tawa, dan kenangan. Bertajuk "44 Tahun Orange'82", acara yang digelar di Teras Delapan, Yodya Tower, Jakarta, Sabtu (20/6/2026) menjadi momen istimewa bagi para alumni untuk mengenang perjalanan panjang persahabatan yang telah terjalin sejak masa remaja.
Baca juga: Banyak Kenangan Manis Bersama Vidi Aldiano, Titi DJ: Begitu Menyenangkan Orangnya
Dalam suasana yang akrab dan penuh nostalgia, para peserta yang datang dari berbagai daerah saling berbagi cerita tentang kehidupan, keluarga, karier, hingga pengalaman yang telah mereka lalui selama puluhan tahun terakhir.
Kehadiran penyanyi senior Indonesia, Titi DJ, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Orange'82, semakin menambah semarak dan makna reuni tersebut.
Mengusung tema "Teman Dulu, Kini, dan Selamanya", reuni kali ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga menjadi ruang untuk mempererat kembali hubungan yang sempat terpisah oleh jarak dan waktu.
Sejak awal acara, suasana hangat langsung terasa. Para alumni tampak antusias saling menyapa, berpelukan, hingga mengenang berbagai kisah yang pernah menjadi bagian dari masa sekolah mereka. Banyak di antara mereka yang baru kembali bertemu setelah puluhan tahun tidak berjumpa.
Berbagai cerita pun mengalir sepanjang acara. Mulai dari kenakalan masa sekolah, pengalaman mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, hingga kisah perjuangan meniti karier dan membangun keluarga. Semua menjadi bahan obrolan yang menghadirkan tawa sekaligus rasa haru.
Baca juga: Titi DJ Ungkap Kedekatannya dengan Thomas Djorghi, Akui Ada yang Spesial
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah peluncuran buku kenangan bertajuk "From Then to Now". Buku tersebut menjadi dokumentasi perjalanan para alumni Orange'82 selama lebih dari empat dekade, merekam jejak kehidupan mereka sejak masih mengenakan seragam SMP hingga menjalani berbagai profesi dan peran dalam kehidupan saat ini.
Di dalam buku itu tersimpan beragam foto lawas, kisah persahabatan, cerita perjalanan hidup, pengalaman karier, hingga kenangan-kenangan yang berhasil dihimpun dari para alumni.
Kehadirannya disambut antusias oleh peserta reuni yang terlihat tak sabar membuka setiap halaman untuk menemukan wajah-wajah lama dan cerita yang pernah mereka alami bersama.
Peluncuran buku dilakukan secara simbolis di hadapan seluruh peserta.
Suasana nostalgia begitu terasa ketika para alumni saling menunjuk foto-foto lama sambil mengenang berbagai peristiwa yang pernah menjadi bagian dari perjalanan mereka semasa sekolah.
Panitia mengungkapkan, buku tersebut nantinya juga akan dikembangkan dalam format digital agar dapat terus diperbarui. Dengan demikian, para alumni memiliki ruang untuk menambahkan cerita, foto, maupun informasi terbaru sehingga dokumentasi perjalanan Orange'82 dapat terus hidup dan berkembang.
Reuni semakin istimewa dengan hadirnya Titi DJ pada penghujung acara. Penyanyi yang telah lama mewarnai industri musik Tanah Air itu baru saja kembali dari luar kota sebelum akhirnya menyempatkan diri bergabung bersama teman-teman lamanya.
Kehadiran Titi DJ langsung disambut hangat para alumni. Ia tampak menikmati suasana reuni, berbaur dengan para sahabat masa sekolah, berfoto bersama, serta mengikuti berbagai sesi kebersamaan hingga acara berakhir.
Selain ramah tamah dan peluncuran buku kenangan, reuni juga dimeriahkan dengan penampilan live music yang membawakan sejumlah lagu populer era 1980-an. Alunan musik yang akrab di telinga para alumni sukses membangkitkan memori masa sekolah dan membuat suasana nostalgia semakin terasa.
Tak sedikit peserta yang ikut bernyanyi bersama, bahkan berdiri dari kursi mereka untuk menikmati lagu-lagu yang pernah menjadi soundtrack masa remaja.
Menjelang akhir acara, seluruh alumni yang masih bertahan hingga penutupan mengenakan kaos hitam seragam yang dibuat khusus untuk reuni tersebut. Momen kebersamaan itu kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama sebagai simbol bahwa ikatan persahabatan mereka tetap terjaga meski telah dipisahkan oleh perjalanan hidup yang berbeda-beda.
Kesuksesan reuni 44 Tahun Orange'82 tidak lepas dari kerja keras panitia yang tergabung dalam Tim Horee. Selama sekitar lima bulan, mereka melakukan berbagai persiapan mulai dari pendataan alumni, penyusunan konsep acara, hingga pengumpulan materi untuk buku kenangan.
Baca juga: Pakai Cincin Couple, Titi DJ dan Thomas Djorghi Akui Semakin Dekat 2 Tahun Terakhir
Bagi para alumni, reuni ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar pertemuan biasa. Acara tersebut menjadi pengingat bahwa persahabatan yang tumbuh sejak masa sekolah dapat tetap bertahan dan bahkan semakin kuat seiring berjalannya waktu.
Melalui peluncuran buku "From Then to Now", berbagai rangkaian kegiatan, serta momen kebersamaan yang tercipta sepanjang acara, Reuni 44 Tahun Orange'82 membuktikan bahwa perjalanan hidup yang berbeda tidak mampu menghapus ikatan yang telah terjalin sejak masa remaja. Seperti tema yang mereka usung tahun ini, para alumni tetap menjadi teman dulu, kini, dan selamanya.