Cara Sehat Makan Telur Setiap Hari Tanpa Khawatir Lemak Jenuh
Tiara Shelavie June 22, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Telur adalah salah satu sumber nutrisi paling efisien yang ada. Satu butir telur mengandung protein, lemak sehat, antioksidan, mineral, serta berbagai vitamin B.

Namun, telur juga mengandung lemak jenuh, yang oleh sebagian orang di Amerika Serikat disarankan untuk dibatasi karena berkaitan dengan risiko kesehatan jantung.

Mengutip Today.com, bukan hanya soal telur itu sendiri, para ahli gizi mengatakan bahwa cara memasak dan bahan tambahan dalam hidangan juga sangat memengaruhi keseimbangan nutrisi secara keseluruhan.

Karena itu, jika Anda ingin mengonsumsi telur secara rutin atau bahkan setiap hari, penting untuk memperhatikan cara pengolahannya.

Tips Nutrisi: Cara Sehat Mengolah Telur agar Bisa Dimakan Setiap Hari

Saat ini, para ahli umumnya sepakat bahwa makan satu butir telur per hari masih aman bagi kebanyakan orang.

Namun, bagi mereka yang perlu membatasi lemak jenuh, sebaiknya mengurangi konsumsi kuning telur.

Di sisi lain, kuning telur juga mengandung protein, lemak sehat, serta vitamin larut lemak seperti vitamin A dan D, serta antioksidan. Selain itu, rasanya juga enak.

Untuk mendapatkan manfaat nutrisi kuning telur tanpa terlalu banyak lemak jenuh, ahli gizi sering menyarankan kombinasi dua putih telur dengan satu kuning telur.

Baca juga: 7 Alternatif Sarapan Pengganti Telur yang Tinggi Protein dan Menyehatkan

Mengapa ini penting?

Baik putih telur maupun kuning telur memiliki manfaat masing-masing.

Keduanya mengandung protein, tetapi seluruh lemak telur terdapat pada kuning telur—termasuk lemak sehat dan lemak jenuh serta kolesterol.

Karena itu, banyak ahli menyarankan pola makan yang lebih banyak mengandalkan putih telur dibandingkan telur utuh.

Mengombinasikan dua putih telur dengan satu kuning telur memberi keseimbangan: protein tinggi, rasa tetap enak, dan lemak jenuh lebih terkontrol.

Cara memulainya

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari telur, ahli gizi menyarankan pola 2 putih telur + 1 kuning telur.

Selain itu, perhatikan juga cara memasaknya. Tambahkan makanan nabati seperti sayuran atau kacang-kacangan untuk meningkatkan serat dan vitamin.

Gunakan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun bila perlu.

Contohnya, telur orak-arik dengan minyak zaitun dan sayuran panggang jauh lebih sehat dibandingkan telur goreng dengan mentega, keju, dan roti putih.

Metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang juga membantu mengurangi tambahan lemak.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.