Mural 10 Meter Bendera Peserta Piala Dunia Warnai Semangat Nobar Warga Dusun Malauwa Mamuju
Ilham Mulyawan June 23, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Warga Dusun Malauwa, Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mempunyai cara tersendiri untuk memeriahkan event empat tahunan, Piala Dunia 2026 yang saat ini dilaksanakan di 3 negara Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.

Jarak pusat Kota Mamuju, Sulawesi Barat dengan Dusun Malauwa yakni 17,7 kilometer, dengan waktu tempuh 29 menit.

Baca juga: Bau Akram Ungkap Pemprov Tetap Sediakan Hadiah Meski Festival Sandeq Diserahkan ke Majene dan Polman

Baca juga: Sediakan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Wilayah Mamuju dan Mamasa Malam Hari

Memasang bendera peserta Piala Dunia itu sudah biasa.

Para anak-anak muda di dusun tersebut, justru membuat mural bendera dan jersey timnas peserta Piala Dunia di sebuah tembok rumah warga setempat.

Secara swadaya, mereka membuat mural sepanjang 10 meter.

Mulai gambar bendera dan jersey Spanyol, Brazil, Perancis, Swiss, Inggris hingga Argentina terpajang.

Masdul, pemuda setempat menuturkan, mural ini dibuat untuk sekadar meramaikan Piala Dunia.

"Baru kali ini kami buat," ujarnya saat ditemui Tribun-Sulbar, Selasa (23/6/2026).

Masdul
PIALA DUNIA - MAsdul Warga Dusun Malauwa, Desa Sumare, mamuju, Sulawesi Barat menyebutkan mural dan bendera dipasang warga merupakan inisiatif untuk mermaikan Piala Dunia 2026

Biayanya hanya sekitar Rp200 ribu untuk ongkos beli cat berbagai warga. "Itu kami patungan Bersama," tambahnya.

Masdul menyebutkan, para warga setempat hanya ingin tempat tinggal mereka lebih berwarna menyambut Piala Dunia.

Antusiasme pemuda dan warga, cukup tinggi dalam menyambut piala dunia 2026.

"Apalagi jika laga dimulai. Pasti kami selalu nonton bareng seru sekali," tuturnya.

Selain mural, bendera timnas negara Piala Dunia juga ternyata tidak mereka beli semuanya.

Bendera Dijahit

Justru bendera itu dijahit satu per satu.

Mereka membeli kain warna warni, lalu dirajut hingga tercipa bendera masing-masing negara.

"Hanya bendera Brazil itu kami sablon karena ada motif di tengahnya," kata Masdul.

Sembari menambahkan, mural ini akan diubah lagi empat tahun mendatang tepatnya 2030, menyesuaikan negara mana saja lolos piala dunia.

Satu hal yang pasti, ia berharap Timnas Italia Kembali bersaing di pentas puncak sepak bola dunia tersebut.

Sudah tiga kali Italia absen berturut-turut, yakni piala dunia 2018 di Rusia, kemudian 2022 di Qatar dan 2026 (i Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

"Rasanya ada yang kurang kalua Italia tidak ada," pungkas Masdul. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.