SURYA.CO.ID - Duka mendalam menyelimuti warga Jalan Petemon Timur, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, setelah peristiwa kebakaran rumah dua lantai pada Senin (22/6/2024) siang.
Insiden tragis ini merenggut nyawa seorang balita perempuan berusia 4 tahun berinisial KKS.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.
Heri Siswandi, salah satu saksi mata yang merupakan tetangga korban, menceritakan detik-detik awal api muncul yang didahului oleh suara ledakan.
"Tahu-tahu ada suara 'duas' gitu, kayak meletus gitu loh. Terus saya keluar... sebelum ada suara meletus saya kok bau gosong, saya pikir rumah saya terus saya keluar. Saya keluar, ada api langsung situ," ujar Heri menggambarkan situasi awal.
Kondisi cuaca yang berangin membuat api merambat dengan sangat cepat.
"Apinya langsung besar, tadi anginnya ini lumayan kenceng ya... Kayu-kayunya sudah pada kayak rontok gitu," tambah Heri.
Saksi lain, Hengky Oek, juga sempat mengira kebakaran terjadi di gang tempat ia bekerja karena pekatnya asap.
"Asapnya terlalu banyak masuk di pintu gang kita. Kiranya kan dari gang kita yang kebakaran. Lalu kita nyusuri ternyata bukan... Sampai sini api sudah besar," kata Hengky.
Saat api berkobar, kakak korban yang bernama Aldere terjebak di lantai dua dan berusaha menyelamatkan diri melalui jendela.
Heri sempat berteriak memintanya untuk melompat demi menghindari kobaran api.
"Saya lihat saya lari ke samping ada anaknya cucunya yang namanya Aldere di atas. 'Panas panas' gitu. Saya bilang 'loncato loncato' (melompatlah) gitu," kenang Heri.
Namun, sang kakak yang sedang ketakutan terus mengkhawatirkan adiknya yang masih tertinggal.
"Tapi berhubung dia bilang 'adekku adekku', lah saya langsung lari kesini (mencoba menolong)," lanjutnya.
Hengky menambahkan bahwa warga sebenarnya telah berusaha mencari alat bantu, namun kakak korban akhirnya sudah berada di bawah.
"Ada temen-temen mau nyoba bawa tangga untuk nolong dia, sementara kita mundur dia tahu-tahu sudah di bawah," jelas Hengky.
Setelah petugas Pemadam Kebakaran Surabaya berhasil menjinakkan api, petugas melakukan penyisiran dan menemukan kenyataan pahit.
Bocah 4 tahun ditemukan meninggal dunia di atas kasur.
KKS diketahui baru saja menyelesaikan pendidikan PAUD dan rencananya akan didaftarkan ke Taman Kanak-kanak (TK) pada pertengahan tahun ini.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan dan kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, meskipun saksi sempat menanyakan apakah penyebabnya berasal dari AC.
Jenazah korban kini telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut, sementara keluarga yang ditinggalkan masih dalam suasana duka yang mendalam.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Beberapa saksi menyebut adanya suara ledakan sebelum api berkobar, namun belum bisa dipastikan apakah ledakan tersebut berasal dari arus pendek listrik, AC, atau sumber lainnya.