Uang Tabungan Siswa Tak Kunjung Dibagikan, SDN Brebes 02 Digeruduk Wali Murid
Rustam Aji June 23, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES — Lantaran uang tabungan tak kunjung dicairkan hingga sepekan dari jadwal semestinya, puluhan wali murid menggeruduk Kompleks SDN Brebes 02 pada Selasa (23/6/2026).

Kedatangan para orang tua ini bertujuan untuk menagih secara langsung dan meminta pertanggungjawaban pihak sekolah atas penundaan uang tabungan siswa, khususnya untuk kelas 3B.

Para orang tua murid mendatangi sekolah sejak pagi hari guna menemui wali kelas 3B, Farikhin. Berdasarkan penuturan warga, tabungan untuk kelas lain sebenarnya sudah dibagikan serentak pada Rabu pekan lalu sebelum pembagian rapor. Namun, khusus untuk kelas 3B, dana tersebut belum juga diserahkan bahkan setelah rapor resmi diterima pada Sabtu kemarin.

"Kelas lain sudah dibagikan ke murid sejak Rabu pekan lalu, tapi untuk kelas 3B belum sampai hari ini. Artinya ada keterlambatan sampai 7 hari tanpa kepastian. Perwakilan murid sudah beberapa kali datang menanyakan, hingga akhirnya hari ini para orang tua sepakat mendatangi sekolah," ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Aksi protes ini sempat diwarnai ketegangan emosional karena para orang tua sempat diminta pulang pada Selasa pagi dengan janji pembagian akan dilakukan pada siang hari pukul 12.00 WIB.

Namun, hingga pukul 15.00 WIB, guru yang bersangkutan tidak kunjung menampakkan diri. Uang tabungan baru berhasil dibagikan sekitar pukul 16.00 WIB setelah wali kelas akhirnya tiba di sekolah.

Alasan Kepala Sekolah: Guru Menjadi Atlet Porsenitas

Menanggapi insiden tersebut, Kepala SDN 02 Brebes, Yusti Puspitawati, mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa total nominal keseluruhan dari uang tabungan siswa kelas 3B yang sempat tertahan tersebut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tindakan menunda pembagian hak siswa tersebut tidak dapat dibenarkan dan pihak sekolah wajib mengembalikannya secara utuh.

Yusti berdalih, keterlambatan pembagian tabungan tersebut murni disebabkan karena guru wali kelas yang bersangkutan sedang mengemban tugas kedinasan di luar kota.

"Adanya penundaan karena guru wali kelas mendapat tugas dari dinas untuk persiapan mengikuti Porsenitas. Karena yang bersangkutan masuk menjadi salah satu atlet di ajang Porsenitas tersebut," ungkap Yusti saat ditemui media di ruang kerjanya.

Pihak manajemen SDN Brebes 02 menambahkan bahwa program menabung di sekolah pada dasarnya memiliki tujuan positif untuk melatih kedisiplinan finansial anak sejak dini.

Yusti juga mengklarifikasi bahwa seluruh dana yang dihimpun dari para siswa selama ini ditempatkan secara aman di rekening Bank Brebes, bukan disimpan secara pribadi. (pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.