Banyak yang Memilih Menunggu, Puncak Jumlah Pendaftar SPMB di Kalsel Diprediksi Dihari Ketiga
Ratino Taufik June 24, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari ini, Rabu (24/6) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA/sederajat berakhir. Hingga kemarin, orangtua dan calon siswa masih tetap berdatangan ke sekolah, untuk memastikan pendaftaran yang dilakukan via daring sudah sesuai ketentuan.

Sebagaimana di SMAN 7 Banjarmasin, tampak sejumlah orangtua atau wali calon siswa melakukan sesi konsultasi terkait pendaftaran, Selasa (23/6).

Wakasek Kurikulum SMAN 7 Banjarmasin, Edi Haryanta menjelaskan untuk mengantisipasi kendala teknis pihaknya menyediakan posko pelayanan di sekolah selama tiga hari masa pendaftaran.

Jumlah pendaftar diprediksi mencapai puncaknya hari ketiga. Menurut Edi, orangtua calon murid memilih memantau pergerakan persaingan jarak dan nilai terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan.

Dibeberkannya, warga banyak yang memilih wait and see, melihat jarak yang tertambat di sistem online dan membandingkannya dengan jarak yang mereka miliki. “Kalau kira-kira tidak masuk hitungan di SMAN 7, mereka akan langsung mengambil strategi mendaftar ke SMA lain,” ujarnya.

Untuk jalur domisili ini, calon harus menyiapkan Kartu Keluarga (KK) asli yang, diterbitkan minimal 1 tahun. Jika KK baru diterbitkan di bawah 1 tahun karena pemekaran wilayah atau perubahan anggota keluarga, wajib menyertakan KK lama, Surat Keterangan Domisili (SKD) dan KTP Orang Tua/Wali yang sinkron dengan KK yang didaftarkan.

Selain SMAN 7 Banjarmasin, SPMB 2026 juga dilaksanakan di SMAN 2 Banjarmasin.

Baca juga: Kafilah Tuna Netra Asal Tanah Bumbu ini Lantunkan Al-Baqarah di Cabang Tilawah MTQ XXXVII Kalsel  

Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Banjarmasin, Akhmad Samadi menjelaskan daya tampung tahun ini di sekolahnya mencapai 381 orang. “Sejauh ini paling banyak pendaftarnya jalur domisili,” ungkapnya.

Di SMAN 5 Banjarmasin, Kepala sekolah Mukhlis Takwin mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dalam dua hari pelaksanaan SPMB, jumlah pendaftar yang mengakses sistem melalui sekolah maupun secara mandiri mencapai sekitar 250 hingga 300 orang per hari.

Mereka masih menemukan sejumlah kendala yang dialami pendaftar. Salah satu yang paling sering terjadi adalah berkas persyaratan yang diunggah belum lengkap atau tidak sesuai dengan ketentuan jalur pendaftaran yang dipilih.

Dari sejumlah jalur yang tersedia, jalur prestasi akademik masih menjadi pilihan utama para calon murid. Sebagian besar pendaftar memanfaatkan nilai rapor sebagai jalur favorit untuk bersaing mendapatkan kursi di sekolah tersebut.

Banyaknya pendaftar juga dialami SMAN 2 Banjarbaru. Salah satu sekolah favorit yang terletak di Jalan Pangeran Suriansyah, Mentaos, Banjarbaru Utara ini biasanya menjadi sekolah yang banyak pendaftarnya setiap tahun.

Wakasek Humas SMAN 2 Banjarbaru, M Sya’rani mengatakan untuk jalur domisili meliputi Kecamatan Banjarbaru Utara seperti Kelurahan Loktabat Utara, Mentaos, Komet dan Sungai Ulin. Kecamatan Landasan Ulin hanya Kelurahan Guntung Payung.

Sekolah ini juga memiliki wilayah irisan di Kabupaten Banjar yaitu Kelurahan Sungai Sipai, Kelurahan Sungai Paring, dan Kelurahan Cindai Alus.

Sementara dalam masa SPMB, perubahan mekanisme penerimaan menjadi salah satu fokus pengawasan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan.

Lembaga tersebut menilai pemahaman masyarakat terhadap aturan baru menjadi kunci agar proses penerimaan siswa berjalan lancar dan terhindar dari persoalan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Hadi Rahman mengatakan, terdapat sejumlah perubahan yang perlu mendapat perhatian, di antaranya penggunaan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Jalur Prestasi Akademik serta penerapan Jalur Domisili yang menggantikan sistem zonasi.

Menurutnya, dinas pendidikan, kantor Kementerian Agama, sekolah, madrasah hingga panitia pelaksana harus memastikan seluruh informasi terkait jalur penerimaan tersampaikan secara jelas kepada calon peserta didik maupun orangtua.

Untuk mempermudah masyarakat menyampaikan persoalan yang ditemui selama proses penerimaan siswa baru, Ombudsman Kalsel juga membuka posko pengaduan.

(banjarmasinpost.co.id/rizki fadilah/mariana/rifki soelaiman/muhammad saipul riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.