Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Jombang, Bikin Warga Resah dan Kebingungan
Wiwit Purwanto June 24, 2026 01:32 PM

 


SURYA.CO.ID JOMBANG – Kelangkaan Pertalite terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jombang, Rabu (24/6/2026).

Kondisi ini membuat warga berburu bahan bakar sejak pagi, sementara antrean kendaraan mengular di SPBU yang masih memiliki stok BBM bersubsidi tersebut.

Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda empat terus berdatangan ke SPBU yang masih melayani pembelian Pertalite, memicu antrean panjang hingga mendekati badan jalan.

Antrean Mengular di SPBU yang Masih Memiliki Stok

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah SPBU yang mengalami kekosongan Pertalite berada di kawasan Mojongapit, Jalan Basuki Rahmad Desa Tunggorono, serta Jalan Haji Abdoeh Moertadji Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek.

Baca juga: Pertalite Langka di Kabupaten Kediri, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU

Sebaliknya, SPBU di kawasan Jelakombo yang masih memiliki persediaan Pertalite menjadi tujuan banyak pengendara. Antrean kendaraan terlihat memadati area pengisian sejak pagi dan menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.

Salah seorang pengendara, Rama, mengaku harus mendatangi beberapa SPBU sebelum akhirnya memutuskan membeli BBM non-subsidi agar tidak terlambat berangkat bekerja.

"Sudah mencoba mencari di beberapa SPBU, tetapi stok Pertalite habis. Karena harus segera berangkat kerja, akhirnya membeli Pertamax," ucapnya.

Menurut Rama, kondisi kelangkaan tidak hanya terjadi di SPBU. Sejumlah penjual BBM eceran yang didatanginya juga mengaku kehabisan Pertalite.

"Saya tadi juga sempat ke beberapa penjual BBM eceran, mereka juga bilang bensin habis," ungkapnya.

Stok Habis Sejak Dini Hari, Solar Juga Disebut Terancam

Seorang petugas SPBU di kawasan Tunggorono membenarkan bahwa stok Pertalite di lokasi tersebut telah habis sejak dini hari.

Baca juga: Pasca Kenaikan Pertamax, Pertalite di Sejumlah SPBU Ponorogo Kosong 

Hingga Rabu pagi, pasokan baru masih belum tiba sehingga pelayanan pembelian Pertalite untuk sementara dihentikan.

"Sudah kosong sejak jam 3 pagi," kata petugas SPBU tersebut.

Tidak hanya Pertalite, petugas itu juga mengungkapkan bahwa ketersediaan solar perlu menjadi perhatian. Menurutnya, distribusi solar ke SPBU saat ini dibatasi dalam jumlah tertentu untuk setiap giliran pasokan.

"Solar juga terancam. Karena dibatasi 1.500 liter per shift dari pertaminanya sana," ungkapnya.

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.