TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Dua warga Dusun Pulluddung,Desa Landi Kanusuang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat bertengkar gara-gara suara bising knalpot motor.
Keduanya kemudian didamaikan Bhabinkamtibmas Desa Landi Kanusuang, BRIGPOL Baginda Ali dan Kepala Desa Landi Kanusuang, Halipuddin, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Sering Pakai Kecap saat Makan Bakso ? Ini Kandungan Natrium yang Mengejutkan
Baca juga: Mengapa Dilarang Salat Setelah Subuh dan Asar? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Pengecualiannya
Mediasi tersebut dilakukan menyusul kesalahpahaman antara R (28), seorang petani asal Dusun Pulluddung, dengan D (38), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di dusun yang sama.
Berdasarkan hasil mediasi, permasalahan berawal ketika R melintas di depan rumah D menggunakan sepeda motor dengan knalpot yang menimbulkan suara bising.
Situasi tersebut kemudian memicu terjadinya adu mulut yang berujung pada kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Merasa keberatan atas ucapan yang diterimanya, R kemudian meminta bantuan pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas untuk memfasilitasi penyelesaian masalah secara damai.
Dalam proses mediasi yang berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut tanpa melanjutkannya ke ranah hukum.
D menyampaikan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatannya, sementara R berjanji akan lebih menjaga etika saat berkendara dan tidak menggeber gas motornya secara berlebihan ketika melintas di depan rumah D.
Selain itu, kedua pihak juga menyatakan kesediaannya untuk mematuhi seluruh kesepakatan yang telah dibuat.
Apabila di kemudian hari terdapat pihak yang melanggar kesepakatan tersebut, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bhabinkamtibmas Desa Landi Kanusuang, BRIGPOL Baginda Ali, mengatakan bahwa penyelesaian masalah melalui mediasi merupakan langkah yang efektif dalam menjaga keharmonisan warga.
"Kami mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan agar setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan. Alhamdulillah, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan dan berkomitmen menjaga hubungan yang harmonis serta kondusif di lingkungan Desa Landi Kanusuang," ujar Baginda Ali. (*)