Dua Pemain PSM Makassar U-20 Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Asia
Sudirman June 25, 2026 06:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Dua pemain PSM Makassar U-20 Jamil Al Rahman dan Marselino Pasha Siauta dipanggil seleksi Tim Nasional (Timnas) U-20 Indonesia.

Dua bek tengah PSM U-20 ini akan mengikuti training camp (TC) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat -Selasa (26-30/6/2026).

Keduanya dipersiapkan oleh Pelatih Timnas U-20 Indonesia Nova Arianto menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 pada 27 Agustus-6 September 2026 di Laos.

Pemanggilan Jamil dan Marselino berdasarkan surat PSSI Nomor 3244 /AGB/589/VI-2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi pada Selasa (23/6/2026).

“PSSI akan melaksanakan seleksi pemain Tim Nasional Sepakbola U-20 Putra Indonesia di Yogyakarta. Maka dengan ini, PSSI memanggil, Jamil Al Rahman dan Marselino Imanuel Pasha Siauta,” demikian tertulis di surat PSSI tersebut.

Jamil salah satu pilar tangguh di benteng pertahanan Ramang Muda.

Baca juga: PSM Makassar Dikaitkan Empat Pemain Asing, Nama Sergio Aguero dan Nenad Lalic Paling Berpeluang

Pemain nomor punggung 187 ini tampil 23 kali dari 32 pertandingan PSM Makassar di Elite Pro Academy (EPA) U-20 Super League 2025/2026.

Ia aktif dalam berduel, mampu membaca alur serangan sering melakukan penyelamatan krusial.

Terbukti dengan statistik 45 tekel, 93 intersepsi dan 91 sapuan dibukukan. 

Jamil juga aktif dalam membangun serangan.

Sebanyak 578 umpan dilepaskan, ada 457 terhitung umpan sukses. Satu umpan berujung gol.

Bahkan, ia bisa menciptakan peluang. 15 tembakan dibukukan, dua mengarah ke gawang.

Performa cukup bagus di PSM U-20 sempat membuat Jamil diorbitkan ke skuad senior PSM Makassar pada musim lalu.

Sayang, pemain berusia 19 tahun ini belum diberikan kesempatan bermain bersama Juku Eja.

Penampilan Marselino tak kalah bagus dari Jamil.

Pemain nomor punggung 177 ini membela PSM U-20 di 15 pertandingan.

Marselino membukukan 16 intersepsi, 61 sapuan dan 12 tekel.

Statistik ini mengindikasikan pemain berusia 19 tahun ini cenderung andalkan positioning dan kemampuan pembacaan permainan untuk mematikan lawannya.

Pelatih PSM U-20 Akbar Rasyid bangga dua anak asuhnya bisa dipanggil seleksi Timnas U-20 Indonesia.

Ia meminta Jamil dan Marselino memanfaatkan kesempatan tersebut.

Keduanya harus mempersiapkan diri dengan baik.

“Banyak situasi ketika kesempatan datang terus dalam kondisi tidak siap, jadi pasti akan lewat semuanya. Jadi tinggal bagaimana kesiapan mereka,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon, Kamis (25/6/2026).

Akbar Rasyid juga menekankan kepada Jamil dan Marselino untuk meningkatkan kemampuannya.

Seperti, pembacaan permainan, pengambilan keputusan dan terpenting direct pass.

Sebab, bek tengah sekarang ini tidak lagi sekadar membuang bola ke depan, tapi dituntut untuk akurat.

“Bukan asal lempar ke depan saja, tapi punya tujuan ketika build up dan cepat ambil keputusan ketika menguasai bola,” imbau Direktur Teknik Akademi PSM Makassar ini.

Tak kalah penting diingatkan oleh Akbar Rasyid kepada dua penggawa mudanya adalah attitude.

Lantaran attitude ini penilaian utama. Percuma bagus main, kalau tingkah laku buruk.

“Kemarin juga saya sempat komunikasi dengan asisten pelatihnya (Timnas U-20 Indonesia), hal yang pertama mereka tanyakan itu masalah attitude,” paparnya.

Berpeluang Diorbitkan

Jamil dan Marselino berpotensi diorbitkan ke skuad senior PSM Makassar jika mampu tampil bagus di Timnas U-20 Indonesia.

Akbar Rasyid menyebut, peluang keduanya perkuat tim senior musim depan terbuka lebar

Asalkan mereka mampu menunjukkan kemampuan dan kualitas dimiliki kepada pelatih kepala.

“Tergantung pelatih tim senior, apakah mereka masuk skema atau tidak, tapi saya rasa kesempatannya terbuka lebar,” pungkas legenda PSM Makassar ini. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.