Bumil di Sunter Syok Berat Temukan Kontrakannya Berantakan Dibobol Maling, Emas hingga Laptop Lenyap
Satrio Sarwo Trengginas June 25, 2026 06:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Seorang ibu hamil (bumil) dibuat syok setelah mendapati rumah kontrakannya di Jalan Sunter Jaya, RT 03 RW 09 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam kondisi berantakan usai dibobol maling.

Peristiwa itu diketahui pada Rabu (17/6/2026) saat korban bersama kakaknya pulang ke rumah untuk beristirahat di sela aktivitas bekerja.

Suami korban, Aldio Achmad mengatakan, istrinya awalnya curiga ketika melihat pintu rumah dalam keadaan tidak terkunci saat tiba di lokasi.

Padahal, sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja, mereka merasa telah memastikan seluruh akses masuk terkunci dengan baik.

"Istri pulang sama kakaknya, istirahat. Dia ngelihat rumah nggak kekunci. Dia agak kaget, entah dia lupa atau gimana, tapi setelah dia ingat-ingat, dia udah bener-bener kunci juga," kata Aldio, Kamis (25/6/2026).

Setelah masuk ke rumah, istrinya sempat menyalakan televisi seperti biasa.

Namun, ketika menuju kamar, ia langsung panik karena kondisi ruangan sudah acak-acakan.

Barang-barang yang tersimpan di dalam kamar terlihat berhamburan dan sejumlah tempat penyimpanan telah dibongkar.

"Nah pas lihat ke dalam dia panik karena barang-barang udah berantakan semuanya di dalam," ujar Aldio.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sejumlah barang berharga milik keluarga tersebut telah hilang dibawa pelaku.

Barang yang raib antara lain laptop beserta tas dan chargernya, jam tangan, cincin nikah, emas Antam, charger telepon genggam, hingga kacamata.

Menurut Aldio, pelaku diduga sengaja mengincar barang-barang berharga yang mudah dibawa kabur.

Beberapa lokasi penyimpanan barang di dalam rumah juga tampak telah diacak-acak.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi turut merekam gerak-gerik terduga pelaku sebelum beraksi.

Dalam rekaman itu, pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar rumah untuk mengamati situasi.

Setelah memastikan keadaan aman, pelaku kemudian berusaha membuka pintu rumah.

"Kalau dicek dari CCTV yang udah kita upload, dia ada pertama mondar-mandir dulu orangnya, terus dia sempet naik ke atas. Nah dia agak sekitar tiga atau dua menit sih masih kelihatan di pintu kayak dia berusaha buka," tutur Aldio.

Yang membuat korban heran, pelaku berhasil masuk tanpa merusak pintu rumah.

Saat diperiksa, tidak ditemukan bekas congkelan maupun kerusakan pada akses masuk.

"Enggak ada pengerusakan dan pintu pun mulus nggak ada rusak sama sekali," katanya.

Saat kejadian, rumah memang dalam keadaan kosong karena Aldio dan istrinya sedang bekerja.

Ia pun menduga kondisi rumah yang kosong dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Aldio mengaku baru sekitar dua hingga tiga bulan menempati kontrakan tersebut.

Namun, dari informasi yang diperolehnya dari warga setempat, kawasan itu pernah mengalami kasus kehilangan serupa.

"Saya juga sebenarnya baru di sini sekitar dua apa tiga bulan, tapi menurut RT setempat pernah juga ada kejadian kehilangan barang," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Aldio memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

Selain kerugian materi, peristiwa itu juga meninggalkan trauma bagi istrinya yang tengah mengandung.

"Resah banget. Bahkan istri masih belum bisa terima karena dia juga posisinya lagi hamil kan," kata Aldio.

Berita terkait

  • Baca juga: Sepekan Kasus Pembobolan Rumah Wartawan di Pamulang Belum Ada Titik Terang
  • Baca juga: Polisi Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Pembobolan Rekening Warga Usai Tarik Tunai di ATM Bank DKI
  • Baca juga: Polisi Buru Pelaku Pembobolan Bank Sinarmas di Duren Sawit

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.