Gubernur Iqbal Ingin Air Nira Lombok Barat Jadi Minuman Premium Hotel Berbintang
Idham Khalid June 25, 2026 07:05 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Desa Mekarsari, Kecamatan Gunung Sari, memiliki potensi sebagai penghasil air nira di Lombok Barat, potensi ini kemudian ingin dikembangkan lagi agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, salah satu yang sedang ingin diupayakan yakni membuat air nira ini, menjadi minuman premium yang akan dijual ke hotel-hotel berbintang yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jadi sudah kita buat perhitungan, selama ini untuk membuat satu kilogram membutuhkan 10 liter air dan harus di masak menggunakan kayu selama delapan jam dan hasilnya tidak seberapa," kata Iqbal, Kamis (25/6/2026).

Itulah mengapa Iqbal ingin agar olahan nira ini bisa dibuat menjadi minuman kekinian, dengan cos yang kecil namun bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Nantinya akan dijual ke hotel-hotel sebagai welcome drink kepada para tamu.

"Kita coba hitung tadi 10 liter bisa untuk 400 botol karena satu botol 250 mili liter, dan itu hanya membutuhkan teknologi ultra violet untuk memantikan DNA menghentikan proses permentasi," kata Iqbal.

Baca juga: Kawasan Pusuk Ramai Disinggahi Wisatawan, Menikmati Tuak Manis dan Beragam Kuliner

Ini dilakukan agar minuman tersebut tidak menjadi minuman yang memabukkan, hingga nantinya akan menjadi minuman khas Lombok yang akan disajikan di hotel dan restauran.

"Kalau setiap botol dijual dengan harga Rp10 ribu maka 400 botol bisa Rp400 ribu sementara kalau gula merah 10 liter hanya menghasilkan Rp50 ribu," ujarnya.

Inilah yang diharapkan Iqbal dalam program Desa Berdaya Tematik, setiap desa bisa mengembangkan potensinya dalam meningkatkan perekonomian warga. 

Anggaran yang diberikan sebesar Rp500 juta nantinya oleh Pemerintah Provinsi NTB, akan dikelola untuk mengembangkan potensi tersebut sehingga Desa Mekarsari yang saat ini berstatus miskin ektrim perlahan keluar dari status tersebut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.