Peringati HUT Partai Demokrat ke-25, AHY Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu
Dwi Rizki June 29, 2026 10:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusuna) PIK 2, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026).

Ia datang mengenakan kaos biru langit untuk menyantuni puluhan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Insan Mulia Inklusi.

AHY secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang telah menunggu ke datangannya sejak pukul 14.00 WIB.

AHY mengatakan, sebagain besar anak-anak di yayasan tersebut merupakan penyandang disabilitas.

"Kegiatan ini dalam rangka memperingati 10 Muharram yang kita kenal juga sebagai Hari Anak Yatim Piatu, Partai Demokrat ingin terus hadir. Kami ingin terus peduli, ingin terus berbagi dengan saudara-saudara kita, keluarga yang kurang mampu, dan juga anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita semuanya," ucapnya, Senin.

Baca juga: Dilaporkan Fariz RM, Syahravi Kecewa: Saya Hanya Menjalankan Pekerjaan

Menurut AHY, anak-anak yatim piatu perlu diberikan perhatian selayaknya sesuai dengan ajaran agama islam. 

Kegiatan ini juga sebagai bentuk kehadiran Partai Demokrat di tengah-tengah masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di sebuah yayasan.

"Jadi kami ingin memastikan hari ini berlokasi di Rumah Susun di Cakung, Jakarta Timur, tapi insyaallah kami akan menyapa ke berbagai yayasan dan juga warga yang ada di mana-mana, tidak hanya di Jakarta," ungkap putra dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut AHY, kegiatan ini juga untuk memperingati berdirinya Partai Demokrat ke 25 tahun.

Ia yakin, ini adalah bentuk pengabdian Partai Demokrat kepada bangsa dan negara khususnya warga tidak mampu.

"Kami berjuang di pemerintahan, kami berjuang di parlemen, di pusat maupun daerah. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pemerintah itu benar-benar berpihak pada rakyat, rakyat kecil," tegasnya.

"Tapi kami juga menyadari di luar dari upaya itu, sebagai partai politik yang juga punya kewajiban moral untuk turun langsung, mengulurkan tangan secara langsung, tentu dengan segala keterbatasan yang kami miliki juga," sambungnya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.