Kinerja Operasional TTL Group Surabaya Tumbuh 13 Persen hingga Mei 2026
Cak Sur June 30, 2026 02:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) Group di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), berhasil mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. 

Perusahaan membukukan total arus petikemas mencapai 1.205.540 TEUs, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyatakan bahwa pencapaian ini menegaskan peran strategis TTL Group sebagai penggerak utama rantai pasok nasional.

"Pencapaian ini mempertegas peran TTL Group sebagai penggerak rantai pasok nasional, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang perdagangan Indonesia bagian timur," ujar David, Selasa (30/6/2026).

Dominasi TPK Teluk Lamong dan Kapal Internasional

Kontributor pertumbuhan terbesar berasal dari Terminal Petikemas (TPK) Teluk Lamong yang mencatat throughput 448.966 TEUs, melonjak 25 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh arus petikemas internasional yang melesat 91 persen menjadi 238.282 TEUs.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap layanan TTL.

"Kinerja ini didukung oleh keberhasilan TPK Teluk Lamong melayani 15 kapal petikemas internasional adhoc sepanjang Januari hingga Mei 2026," jelas David.

Inovasi Layanan dan Efisiensi Operasional

Selain TPK Teluk Lamong, kinerja positif juga dicatatkan oleh TPK Nilam yang tumbuh 20 persen melalui implementasi program Express Anchorage Zone Service (EAZI). Sinergi dengan KSOP Utama Tanjung Perak ini berhasil mempercepat waktu pelayanan kapal dan efisiensi di area labuh.

  • Penerapan planning & control yang disiplin dan transformasi digital.
  • Peningkatan keandalan peralatan terminal.
  • Penguatan budaya keselamatan melalui Safety Improvement Program.
  • Sinergi kolaboratif dalam ekosistem logistik.

Sementara itu, TPK Berlian turut memberikan kontribusi stabil dengan throughput sebesar 534.767 TEUs, yang mendukung distribusi logistik domestik ke wilayah Indonesia bagian timur.

Memasuki semester kedua tahun 2026, TTL Group optimistis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memperluas konektivitas jaringan pelayaran internasional maupun domestik.

Kesimpulannya, peningkatan kinerja sebesar 13 persen pada semester pertama 2026 membuktikan efektivitas transformasi operasional dan digitalisasi TTL Group dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat logistik yang berdaya saing global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.