TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado merilis prakiraan cuaca untuk daerah rawan longsor di Sulawesi Utara yang berlaku pada Rabu (1/7/2026) dan Kamis (2/7/2026).
Berdasarkan prakiraan tersebut, cuaca pada Rabu (1/7/2026) didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah, terutama pada siang hari.
Beberapa daerah seperti Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Bolaang Mongondow Utara, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Minahasa Selatan berpotensi diguyur hujan ringan.
Baca juga: Plt Ketua Nasdem Bitung Gidion Longkutoy Lakukan Ini di KPU, Berlangsung Saat Laga Belanda vs Maroko
Sementara itu, pada Kamis (2/7/2026) kondisi cuaca diperkirakan membaik.
Sebagian besar wilayah di Sulawesi Utara diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan sepanjang pagi, siang, malam, dan dini hari tanpa potensi hujan yang signifikan.
Masyarakat yang berada di wilayah rawan longsor tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Rabu, 1 Juli 2026
Pagi: Umumnya berawan, sebagian wilayah hujan ringan (Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe).
Siang: Berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara.
Malam: Umumnya berawan hingga cerah berawan.
Dini hari: Didominasi cuaca berawan.
Kamis, 2 Juli 2026
Pagi: Cerah berawan hingga berawan.
Siang: Cerah berawan di sebagian besar wilayah.
Malam: Umumnya berawan.
Dini hari: Berawan tanpa potensi hujan signifikan.
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini