Arema FC Ubah Strategi Pembinaan Pemain Muda, Fokus Rekrut Talenta Siap Pakai
Samsul Arifin July 01, 2026 06:33 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC mulai melakukan perubahan besar dalam pola pembinaan dan rekrutmen pemain muda untuk menghadapi kompetisi musim 2026–2027.

Klub berjuluk Singo Edan itu kini tidak hanya mengandalkan pembinaan internal, tetapi juga mulai mengombinasikannya dengan perekrutan pemain muda yang sudah lebih matang dan berpengalaman di level kompetisi.

Dalam beberapa waktu terakhir, Arema FC tercatat melepas sejumlah pemain muda yang sebelumnya masuk dalam proyeksi jangka panjang klub. Nama-nama seperti Ikhsan Lestaluhu, Anwar Rifai, M Aswin, hingga kiper muda Ardian Casvari tidak lagi masuk dalam rencana tim ke depan.

Para pemain tersebut sebelumnya dikontrak dengan harapan dapat berkembang menjadi aset jangka panjang klub. Namun, hasil evaluasi tim pelatih membuat manajemen melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan skuad.

Di sisi lain, Arema FC sebelumnya dikenal sukses melahirkan pemain muda seperti Arkhan Fikri dan Achmad Maulana Syarif yang mendapat kesempatan berkembang sejak usia dini di level profesional. Kedua pemain tersebut menjadi contoh keberhasilan proyek pembinaan jangka panjang klub.

Namun kini, pola tersebut mulai disesuaikan dengan kebutuhan kompetisi yang semakin ketat.

Baca juga: Robi Darwis Resmi Gabung Arema FC, Dikontrak Dua Musim hingga 2028

Fokus Baru: Pemain Muda Siap Pakai

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan bahwa strategi klub kini telah berubah setelah dilakukan rapat bersama direksi dan tim pelatih.

“Strategi tim setelah kami rapat dengan direksi dan pelatih itu sekarang berubah,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa Arema FC kini lebih selektif dalam memilih pemain muda, yakni mengombinasikan talenta muda potensial dengan pemain yang sudah memiliki jam terbang lebih matang.

Beberapa pemain muda berlabel timnas seperti Robi Darwis, Syahrul Trisna, dan Erlangga Setyo telah menjadi bagian dari rekrutan terbaru klub sebagai bentuk penguatan skuad.

Evaluasi Ketat Pemain Muda

Yusrinal menegaskan bahwa keputusan melepas maupun mempertahankan pemain muda sepenuhnya berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih setelah kompetisi Super League 2025–2026 berakhir.

Setiap pemain memiliki catatan performa masing-masing yang menjadi dasar penilaian klub.

Meski begitu, tidak semua pemain muda dilepas. Arema FC masih mempertahankan beberapa pemain, termasuk Dimas Aryaguna yang dinilai masih memiliki potensi berkembang sebagai striker muda hasil binaan akademi.

“Memang dari hasil evaluasi tim pelatih terhadap pemain muda masih jauh dari kata memuaskan. Tapi tidak semuanya kami lepas,” ungkapnya.
Selain itu, manajemen juga memutuskan tetap mempertahankan pelatih kepala Marcos Santos untuk menjaga kesinambungan program tim. Pelatih asal Brasil itu dianggap mampu membangun fondasi permainan yang diinginkan klub.

Persiapan Musim Baru

Arema FC menilai persaingan musim 2026–2027 akan semakin ketat sehingga persiapan tim harus dilakukan secara lebih matang sejak awal.

Manajemen juga mengisyaratkan sudah ada beberapa pemain baru yang telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dan akan segera diperkenalkan dalam waktu dekat.

Tim dijadwalkan kembali memulai latihan pada Kamis (2/7/2026) dengan agenda fitness, sebelum dilanjutkan latihan lapangan pada Jumat (3/7/2026) di Dreams Pitch Football Pakis, Kabupaten Malang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.