Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kota Ambon resmi meraih prestasi Smart City dengan capaian nilai 3,6 pada Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025.
Hasil evaluasi tersebut tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kemkomdigi Nomor B-121/DJTPD/AI.01.02/05/2026 tertanggal 12 Mei 2026 yang ditujukan kepada Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Evaluasi dilakukan terhadap 10 ibu kota provinsi, yaitu Ambon, Bandung, Batam, Jambi, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, Denpasar, dan Mataram.
Penilaian mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Perkotaan dengan Pendekatan Kota Cerdas.
Baca juga: Bupati SBT Kawal Hak Pekerja PT. Karlez, Hasil Lifting Diprioritaskan Bayar Gaji dan BPJS
Baca juga: Soplanit Bantah Pengacara Tan Kho Hang Hoat, Sebut SP3 Polda Maluku Tak Sentuh Pasal 266 KUHP
Dengan menggunakan 16 indiktor dalam enam dimensi utama penilaian yaitu Smart Governance, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, Smart Environment, dan Smart Branding.
Dari hasil penilaian, Ambon memperoleh rincian nilai, yakni Baseline 3,8, Output 3,18, Outcome 3,33, Impact 3,94, Quick Wins 4, dan Emerging Technology 4, sehingga menghasilkan nilai akhir sebesar 3,6.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan pencapaian ini menjadi bukti, bahwa transformasi digital yang dijalankan menunjukkan hasil yang positif.
Ia menegaskan, keberhasilan ini menjadi motivasi baik pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
“Puji Tuhan, hasil evaluasi ini menunjukkan, bahwa upaya yang selama ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital mulai membuahkan hasil. Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan, bahwa arah pembangunan kota yang kita jalankan sudah berada di jalur yang benar,” ujar Wali Kota, di sela-sela pembuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Hotel Grand City Hall Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat dan daerah dan dukungan masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi membangun Ambon menjadi kota yang semakin modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ungkapnya.
Selain itu peningkatan pelayanan publik terus di genjot seperti Pusat Kendali Kota berbasis kecerdasan buatan, layanan Pusat Panggilan 112, hingga program WAJAR (Wali Kota Jumpa Rakyat)
Menurut Wali Kota, capaian tersebut memperlihatkan bahwa berbagai inovasi, yang dikembangkan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, transparan, dan dapat diakses oleh masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.
Melalui capaian ini Wali Kota Ambon, semua pihak saling mendukung dalam peningkatan pelayanan publik, dan digitalisasi di Kota Ambon.(*)