SRIPOKU.COM, PALI - Kyai H. Dr. M. Erlin Susri, S.Sos.I., M.Pd.I. kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masa khidmat 2026–2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III yang berlangsung di Kantor PCNU, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (1/7/2026).
Konfercab yang dihadiri oleh para ulama, warga Nahdliyin, badan otonom (banom), serta lembaga di bawah naungan NU PALI ini sepakat memberikan mandat kepada Kyai Erlin Susri untuk melanjutkan kepemimpinan lima tahun ke depan.
"Terpilihnya saya kembali sebagai Ketua PCNU Kabupaten PALI adalah sebuah kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan. Target ke depan, PCNU harus jauh lebih baik lagi," ujar Kyai Erlin Susri.
Baca juga: Ratu Dewa : Nahdlatul Ulama Rumah Besar Saya
Ia memaparkan rencana strategis organisasi ke dalam beberapa fase periodisasi.
Menurutnya, pada periode pertama fokus gerakan adalah perintisan organisasi bersama para sesepuh.
Kemudian, periode kedua difokuskan pada pengembangan dan pembentukan banom.
"Pada periode ketiga ini, amanah kami adalah melakukan penguatan, pengkaderan, serta pengembangan NU agar lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten PALI," tegasnya.
Untuk menyukseskan target tersebut, Kyai Erlin Susri akan segera menyusun struktur kepengurusan baru dengan menempatkan para kader sesuai kompetensi bidang masing-masing.
Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya eksistensi kader penggerak di lapangan yang bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, dakwah, hingga sosial.
Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus, baik wajah lama maupun baru, untuk meluruskan niat dalam berorganisasi sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan Khittah NU.
Seluruh elemen diajak saling merangkul untuk mensyiarkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah agar kehadiran NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Di akhir penyampaiannya, Kyai Erlin Susri menegaskan bahwa PCNU siap bersinergi dan mengawal program kerja Pemerintah Kabupaten PALI.
"NU adalah mitra pemerintah dalam membangun negeri. Jika ulama, umara (pemerintah), dan rakyat bersatu, maka pembangunan di Kabupaten PALI akan terus melaju pesat," pungkasnya.