TRIBUNWOW.COM- Pertandingan antara Polandia dan Argentina pada ajang Volleyball Nations League (VNL) 2026 menghadirkan laga paling dramatis dalam sejarah kompetisi.
Bertanding di Gliwice, Polandia, kedua tim langsung menyuguhkan persaingan sengit sejak awal pertandingan, Senin (29/6/2026).
Set pertama berlangsung sangat ketat dengan kedua tim saling bergantian memimpin perolehan angka dan tidak mampu mengakhiri set pada skor normal.
Polandia sempat beberapa kali berada di atas angin dengan peluang untuk menutup set, namun Argentina mampu menunjukkan mental bertanding yang luar biasa.
Baca juga: Diisi Pelatih dan Pemain Voli Putra Indonesia, Bodyguard Headquarters Lolos ke Final Techo Cambodia
Tim berjuluk Los Gladiadores itu berkali-kali menggagalkan set point yang dimiliki tuan rumah.
Sebaliknya, Argentina juga memperoleh beberapa kesempatan untuk mengakhiri set, tetapi Polandia berhasil memaksakan permainan terus berlanjut hingga memasuki deuce panjang.
Setelah pertarungan yang berlangsung selama sekitar 62 menit, Argentina akhirnya keluar sebagai pemenang set pertama dengan skor 50-48.
Hasil tersebut resmi mencatatkan rekor baru sebagai set terpanjang dengan skor tertinggi dalam sejarah Volleyball Nations League (VNL).
Rekor ini melampaui capaian sebelumnya dan menjadi bukti tingginya kualitas permainan serta daya juang yang ditunjukkan kedua tim sepanjang set pembuka.
Meski kehilangan set pertama yang bersejarah, Polandia tidak kehilangan semangat.
Baca juga: Aksi Voli Putra Indonesia setelah Juarai AVC Mens Cup 2026 yang Bela Tabarruk Kudus di Temon Cup 4
Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Nikola Grbić mampu bangkit dan mengambil alih jalannya pertandingan pada tiga set berikutnya.
Polandia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 26-24, 25-19, dan 25-20, sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Argentina.
Pertandingan ini termasuk sorotan utama pada VNL 2026 bukan hanya karena Polandia berhasil melakukan comeback, tetapi juga karena set pertama akan dikenang sebagai momen bersejarah dalam kompetisi tersebut.
Skor 50-48 yang diraih Argentina pada set pembuka menjadi catatan baru yang menunjukkan betapa sengitnya persaingan di level tertinggi bola voli dunia, sekaligus menjadi rekor yang akan sulit dilampaui pada edisi-edisi VNL berikutnya.
(TribunWow.com/ Peserta Magang Universitas Sebelas Maret/ Najwa Aurora Setyajaya)