Kantor Megah Kejari OKI Tiga Lantai Diresmikan, Tempati Lahan Seluas 7.333 M2, Eks Kantor Bupati
tarso romli July 02, 2026 11:27 PM

 

Baca juga: Kejari OKI dan Satgas Kejagung Segel Hutan Cengal Kabupaten OKI, Warning Keras Bagi Mafia Tanah

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Lama terbengkalai dan tidak terpakai, bekas (eks) kantor Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 7.333 meter persegi kini resmi beralih fungsi. Di lahan strategis yang terletak di kawasan simpang empat lampu merah Kecamatan Kayuagung tersebut, kini berdiri megah gedung baru berlantai tiga milik Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (Kejari OKI) yang dilengkapi berbagai fasilitas modern.

Gedung baru yang representatif ini diresmikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan, Dr Ketut Sumedana, Kamis (2/7/2026) sore. 

Kendati memiliki fasilitas yang mewah, momentum ini sekaligus menjadi pengingat bagi korps Adhyaksa untuk menghapus stigma kaku dan menghadirkan wajah penegakan hukum yang lebih humanis kepada masyarakat.

"Jangan sampai kantornya megah, tetapi kinerjanya justru menurun," tegas Ketut Sumedana saat menyampaikan arahannya di hadapan jajaran Kejari OKI, Kamis sore.

Menurut Ketut, kemegahan fisik bangunan dituntut tidak sekadar menjadi pajangan. Lebih dari itu, gedung baru harus diisi dengan manifestasi peningkatan integritas, kedisiplinan, serta mutu pelayanan publik yang optimal.

"Yang membanggakan itu bukan bangunannya, melainkan performa dan kinerja orang-orang di dalamnya," lanjut mantan Kapuspenkum Kejagung tersebut.

Selain seremonial potong pita, momen peresmian ini juga menjadi panggung pembuktian sinergi nyata antara Kejaksaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ketut menekankan, peran Kejaksaan di era modern kini hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan dan menyelamatkan aset-aset krusial milik negara melalui fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi pendampingan hukum yang selama ini diberikan oleh pihak Kejaksaan.

Sinergi itu dibuktikan dengan penyerahan secara simbolis sepuluh sertifikat aset milik Pemkab OKI serta lima sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) langsung kepada masyarakat.

"Sejak awal kami menjabat, pengamanan aset menjadi salah satu prioritas utama. Berkat komunikasi dan pendampingan Kejari OKI, berbagai aset pemerintah berhasil diinventarisasi, disertifikasi, hingga diselamatkan dari sengketa, termasuk penertiban ratusan kendaraan dinas (randis)," ungkap Muchendi.

Merespons amanat tersebut, Kepala Kejari OKI, I Gede Widhartama, memastikan bahwa fasilitas gedung baru ini akan menjadi energi tambahan bagi seluruh jajarannya untuk tancap gas meningkatkan kinerja di bidang intelijen, pidana umum, pidana khusus, hingga Datun.

"Fasilitas yang lebih baik harus diikuti oleh peningkatan kapasitas aparatur. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang tidak hanya tajam dan tegas, melainkan juga adaptif, kolaboratif, serta hadir membawa solusi bagi masyarakat OKI," pungkas I Gede.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.