Dipamerkan Hari Bhayangkara, Teknologi AI Bisa Ukur Pakaian Lebih Presisi
Choirul Arifin July 03, 2026 01:34 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Teknologi kecerdasan buatan (AI) makin meluas pemanfaatannya dan digunakan di industri garmen untuk mengukur pakaian agar hasilnya lebih presisi.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Pameran Logistik Polri pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara 2026 dan diberi nama AI Smart Measurement, hasil kolaborasi Wong Hang Bersaudara dan Aksadigitex.

Teknologi ini diklaim mampu mengukur pakaian  lebih cepat, akurat dan efisien, terutama untuk kebutuhan pengadaan seragam instansi dalam jumlah besar.

Teknologi ini menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto saat meninjau area pameran didampingi Asisten Logistik Kapolri Irjen Pol. Suwondo.

Perwakilan Wong Hang Bersaudara, Samuel Wongso menjelaskan teknologi tersebut lahir dari riset dan pengembangan yang memadukan pengalaman perusahaan di industri garment sejak 1933 dengan kemampuan pengembangan teknologi digital Aksadigitex.

Menurut Samuel, AI Smart Measurement dikembangkan untuk menjawab tantangan proses pengukuran pakaian yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan pengolahan data digital, sistem ini mampu mengolah data pengukuran tubuh secara lebih cepat dan menghasilkan ukuran yang lebih presisi dibandingkan metode konvensional.

Baca juga: Kemajuan AI Tidak Hilangkan Kebutuhan Verifikasi oleh Manusia

"Sistem ini memanfaatkan kecerdasan buatan dan pengolahan data digital untuk mengolah data pengukuran tubuh sehingga menghasilkan ukuran yang lebih presisi dibandingkan metode konvensional," ujar Samuel dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Selain mempercepat proses pengukuran, teknologi ini juga membantu menghasilkan standar ukuran yang konsisten sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi pakaian.

Hal ini dinilai penting, terutama bagi instansi pemerintah, aparat keamanan, maupun pelaku industri garment yang membutuhkan pengadaan seragam dalam jumlah besar dengan tingkat akurasi tinggi.

Samuel menuturkan, pengembangan teknologi ini melalui proses penyempurnaan berkelanjutan dengan menerjemahkan teknik pengukuran konvensional ke dalam sistem digital berbasis AI tanpa mengurangi tingkat ketepatan hasil.

Baca juga: BRIN Kembangkan AI Prediksi Badai Matahari, Begini Cara Kerjanya

Dia juga memaparkan konsep kerja, proses pengembangan, serta potensi penerapan teknologi tersebut kepada Presiden Prabowo saat mengunjungi stan pameran.

Menurutnya, pemanfaatan AI Smart Measurement juga berpotensi diterapkan di berbagai sektor yang memerlukan layanan pengukuran pakaian secara massal.

"Ke depan kami akan memperluas penerapan teknologi tersebut untuk mendukung kebutuhan industri garment, pengadaan seragam institusi, serta layanan pengukuran pakaian berbasis teknologi di berbagai sektor," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.