Timnas Jerman Pilih Jurgen Klopp Jadi Pelatih Baru, Pesangon Nagelsmann Capai Rp143 Miliar
Dwi Setiawan July 03, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Jerman dikabarkan segera memasuki era baru setelah Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) memilih Jurgen Klopp sebagai calon kuat pelatih kepala menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri usai kegagalan di Piala Dunia 2026.

Klopp disebut telah menjalin komunikasi dengan DFB dan memberikan sinyal positif untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Liverpool.

Dalam pernyataannya, DFB mengonfirmasi bahwa pihaknya akan segera membahas penunjukan Klopp sebagai pelatih anyar Die Mannschaft.

"Mengenai penunjukan pelatih baru, pimpinan DFB akan segera berdiskusi dengan Jurgen Klopp. Ia telah mengisyaratkan kesediaannya untuk menerima posisi tersebut," tulis DFB, dikutip dari Daily Mail.

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). Update ranking FIFA 48 peserta Piala Dunia 2026, Argentina kukuh di puncak, Ghana naik signifikan.
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). Update ranking FIFA 48 peserta Piala Dunia 2026, Argentina kukuh di puncak, Ghana naik signifikan. (Tribunwow/Adi Manggala Saputro)

Sebelumnya, Julian Nagelsmann resmi mengundurkan diri setelah Jerman tersingkir secara mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Paraguay.

Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Die Mannschaft lebih cepat sekaligus memperpanjang puasa prestasi mereka di Piala Dunia.

Sebelumnya, Jerman bahkan gagal lolos fase gugur pada edisi Piala Dunia 2018 dan 2022.

Hasil tersebut bertolak belakang dengan prediksi Football Enthusiast, Agung Iqbal Ramadhan, yang sebelumnya memperkirakan Jerman akan melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Meski menjagokan Jerman, Agung tetap mengakui bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan. Menurutnya, faktor keberuntungan juga dapat mengubah hasil pertandingan, meski di atas kertas sebuah tim lebih diunggulkan.

"Jerman dan Paraguay, kemungkinan Jerman akan melaju ke babak 16 besar dan akan bertemu dengan Prancis," ujar Agung dalam podcast Super Taktik Tribunnews bertajuk "Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Meski masih ada kemungkinan-kemungkinan yang lain, beberapa negara besar memang di atas kertas lebih diunggulkan dibandingkan negara-negara lainnya."

"Tetapi balik lagi, bola itu bulat. Semua bukan hanya soal taktik dari pelatih, tetapi faktor dewi fortuna juga akan sangat berpengaruh," tambahnya.

Baca juga: Masihkah Sepak Bola Membutuhkan FIFA dan Piala Dunia?

Meski sempat menyatakan tidak ingin meninggalkan jabatannya, pelatih berusia 38 tahun itu akhirnya memilih mundur setelah mendapat tekanan menyusul pertemuan selama tiga jam dengan petinggi DFB di Frankfurt.

Keputusan tersebut membuat Nagelsmann tetap memperoleh pesangon sebesar 6 juta poundsterling atau sekitar Rp143 miliar.

DFB kemudian mengonfirmasi telah menerima permintaan pengunduran diri mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.

"Perwakilan pemegang saham dan dewan pengawas DFB GmbH & Co. KG hari ini dengan suara bulat memutuskan, atas usulan Presiden DFB Bernd Neuendorf, untuk segera mengakhiri hubungan kontraktual dengan pelatih tim nasional Julian Nagelsmann."

"Julian Nagelsmann telah meminta untuk dibebaskan dari tugasnya sehari sebelumnya dalam pertemuan dengan pimpinan asosiasi menyusul hasil mengecewakan Piala Dunia FIFA 2026. Permintaan ini telah disetujui oleh perwakilan pemegang saham dan dewan pengawas," lanjut pernyataan tersebut.

Sebelum resmi ditunjuk, Klopp sempat merespons rumor yang mengaitkannya dengan kursi pelatih Timnas Jerman.

"Saya belum memikirkan hal itu. Saya mengerti bahwa nama saya sedang disebut-sebut sekarang, tetapi ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya," ujar Klopp.

Kritik terhadap Nagelsmann

Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 tak hanya disebabkan hasil di lapangan, tetapi juga berbagai polemik di luar pertandingan.

Nagelsmann menuai kritik karena menciptakan suasana yang dinilai terlalu santai dengan mengizinkan istri dan pacar para pemain (WAGs) berada di sekitar kamp tim selama turnamen.

Keberadaan kekasih Nagelsmann, Lena Wurzenberger, yang beberapa kali terlihat mendampingi skuad juga menjadi sorotan media Jerman.

Legenda Jerman, Lothar Matthaus, bahkan menilai kehadiran keluarga para pemain memicu gangguan di ruang ganti.

"Saya tidak tahu mengapa Anda harus melibatkan semua keluarga sejak awal."

Matthaus juga mengungkap adanya ketidakpuasan di antara pemain terkait fasilitas perjalanan yang berbeda bagi anggota keluarga mereka.

"Seorang pemain marah kepada pemain lain karena ibu dari pemain yang satu diizinkan ikut terbang, sementara istri dan anak-anak pemain lain diizinkan terbang. Pemain lainnya harus naik penerbangan komersial," ungkapnya.

Di sisi lain, Nagelsmann sebelumnya sempat menegaskan tidak berniat meninggalkan jabatannya.

"Saya jelas bukan tipe orang yang akan lari," ujar Nagelsmann usai kekalahan dari Paraguay.

Namun, setelah berdiskusi dengan DFB, ia akhirnya memilih mengakhiri masa jabatannya lebih cepat, meski sebelumnya masih terikat kontrak untuk memimpin Jerman hingga ajang Piala Eropa berikutnya.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.