TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung bergerak cepat mengamankan fondasi taktis skuad untuk mengarungi ketatnya persaingan di musim 2026/2027. Guna mendampingi pelatih kepala Igor Tolic, klub kebanggaan Jawa Barat ini secara resmi mengumumkan perekrutan juru taktik asal Kroasia, Zlatko Runje, sebagai asisten pelatih baru.
Pria yang lahir di Sinj pada 9 Desember 1979 tersebut diikat kontrak berdurasi satu musim oleh manajemen Pangeran Biru. Runje ditargetkan mampu menyuntikkan pengaruh besar lewat rekam jejak kepelatihannya demi mendongkrak grafik performa tim secara menyeluruh.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa langkah mendatangkan Runje telah melewati kalkulasi yang matang. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis kebutuhan teknis yang diajukan langsung oleh nakhoda utama.
"Kehadiran Zlatko Runje merupakan rekomendasi dari pelatih kepala, Igor Tolic, yang tentunya memahami kebutuhan tim secara teknis. Manajemen menghormati proses tersebut dengan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak yang dimiliki. Kami percaya, kolaborasi yang solid antara pelatih kepala, para asisten pelatih, dan seluruh staf akan menjadi fondasi penting bagi Persib dalam menjaga konsistensi prestasi sekaligus terus meningkatkan daya saing di level Asia," ujar Adhitia dilansir laman klub, Sabtu (4/7/2026).
Sebelum terjun ke dunia adu taktik, Runje merupakan mantan penjaga gawang profesional yang kini mengantongi sertifikat kepelatihan bergengsi UEFA A Coaching Licence serta UEFA A Goalkeeping Coaching Licence.
Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain di klub NK Hrvace pada 2015, ia merintis karier kepelatihannya dengan mengarsiteki kiper muda Hajduk Split usia U-17 dan U-19.
Kiprahnya melesat ke tim Hajduk Split II hingga akhirnya menembus skuad utama pada 2020. Petualangan lintas negaranya berlanjut saat menggembleng sektor penjaga gawang Wadi Degla SC di Mesir pada 2022, lalu bergeser ke FC Sheriff Tiraspol di Moldova pada 2024.
Terakhir, pada musim 2025/2026, ia memegang jabatan asisten pelatih di klub elite Kosovo, FC Ballkani, yang rutin berkompetisi di panggung Eropa.
"Wilujeng sumping di keluarga besar Persib, Zlatko Runje. Kami menyambut kehadiran Anda dengan penuh antusiasme dan harapan. Semoga pengalaman, pengetahuan, serta semangat yang Anda bawa dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan tim. Mari bersama-sama bekerja keras untuk mempertahankan tradisi juara, terus bertumbuh, dan membawa Persib melangkah lebih jauh di level Asia," tutur Adhitia.
Bukan hanya sektor asisten taktis, Persib juga merombak departemen fisik pemain demi menjaga ketahanan tubuh dan daya saing armada Pangeran Biru. Manajemen resmi mendaratkan pakar kebugaran yang juga berasal dari Kroasia, Karlo Reinholz.
Reinholz diplot untuk mengarsiteki fisik pemain menggantikan peran Miro Petric yang masa baktinya resmi berakhir setelah mendampingi tim selama tiga musim terakhir. Juru taktik kelahiran 1 Juni 1990 ini diharapkan membawa metodologi anyar dalam meningkatkan kebugaran bertanding skuad.
Sebelum menginjakkan kaki di Bandung, Reinholz memiliki portofolio panjang di benua biru, dengan jabatan terakhir sebagai pelatih fisik klub Bulgaria, Ludogorets Razgrad. Reputasinya juga teruji saat menangani dua raksasa Kroasia, NK Osijek dan Dinamo Zagreb.
Adhitia Putra Herawan menjabarkan bahwa pemilihan Reinholz merupakan buah sinergi dan diskusi intensif bersama Igor Tolic.
"Kehadiran Karlo merupakan bagian dari rekomendasi Coach Igor Tolic. Setelah melalui proses evaluasi terhadap rekam jejak, pengalaman, serta kompetensi yang dimilikinya, kami meyakini ia memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengemban tanggung jawab sebagai pelatih fisik Persib," ungkap Adhitia.
Langkah strategis ini, menurut Adhitia, menjadi bukti keseriusan klub dalam mengumpulkan sumber daya manusia terbaik di setiap sektor agar Persib bertransformasi menjadi klub yang jauh lebih profesional dan siap bertarung di berbagai ajang.
"Kami percaya setiap individu yang bergabung membawa perspektif, pengalaman, dan energi baru bagi tim. Kami berharap Karlo dapat beradaptasi dengan cepat, membangun kolaborasi yang baik bersama seluruh staf kepelatihan dan para pemain, serta segera mengimplementasikan program-program terbaiknya untuk menjaga sekaligus meningkatkan performa fisik tim sepanjang musim," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa mengenakan logo Persib di dada berarti memikul tanggung jawab besar dari sejarah panjang klub dan ekspektasi tinggi dari basis massa Bobotoh.
"Semua memahami besarnya harapan yang mengiringi perjalanan Persib di setiap musim. Kami optimistis Karlo siap menjawab tantangan tersebut dan memberikan kontribusi positif bagi perjalanan tim. Wilujeng sumping, selamat datang, dan selamat bergabung bersama keluarga besar Persib," pungkas Adhitia.