'Tanjung Verde yang Menang!' - Bintang Portugal Tegaskan Hasil Melawan Argentina Tak Penting Saat Tim Kecil Piala Dunia Raih Kemenangan Moral
Agus Firmansyah July 05, 2026 09:58 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


'Tanjung Verde yang menang!' - Bintang Portugal mengatakan hasil melawan Argentina tidak penting karena tim kecil Piala Dunia itu telah meraih kemenangan moral.


Bek Portugal, Nelson Semedo, ikut bergabung dengan arus pujian global terhadap Tanjung Verde setelah tersingkir secara dramatis dari Piala Dunia di tangan Argentina. Meskipun kalah 3-2 melalui perpanjangan waktu yang menyakitkan, mantan bek sayap Wolverhampton Wanderers itu menegaskan bahwa negara kepulauan tersebut telah meraih kemenangan moral yang melampaui hasil akhir di papan skor.


Semedo memuji semangat 'Blue Sharks'


Berbicara dari kamp Portugal menjelang laga babak gugur timnya sendiri, Semedo dengan cepat menyoroti perjalanan luar biasa negara asal Afrika itu. Bek yang memiliki darah keturunan Tanjung Verde tersebut menyaksikan bagaimana tim underdog itu memaksa juara dunia bertahan hingga batas kemampuan mereka dalam pertandingan yang mengejutkan dunia sepak bola.


"Saya mengikuti turnamen ini dengan saksama dan saya percaya bahwa, terlepas dari hasil kemarin, Tanjung Verde telah tampil sebagai pemenang," ujar Semedo dalam penghormatan menyentuh kepada tanah leluhurnya. "Mereka menjalani kampanye yang luar biasa dan membuktikan bahwa, seperti Portugal, mereka adalah negara kecil dengan kualitas luar biasa. Keyakinan yang mereka tunjukkan sepanjang turnamen ini sungguh mengagumkan. Saya sangat bangga dengan cara mereka mewakili kami; saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih atas semua yang telah mereka berikan."


Legenda sepak bola kagum pada Tanjung Verde


Pernyataan Semedo sejalan dengan komentar dari sejumlah tokoh besar dunia sepak bola. Mantan penyerang Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mengaku sangat terharu dengan penampilan mereka, bahkan hampir meneteskan air mata ketika menyaksikan tim kecil itu hampir menumbangkan raksasa Amerika Selatan. 'Blue Sharks' berhasil menahan Argentina bermain imbang selama waktu normal sebelum akhirnya tumbang di perpanjangan waktu.


Thierry Henry juga memberikan pujian serupa, menekankan bahwa meskipun hasil akhir tidak berpihak pada mereka, tim tersebut telah memenangkan hati para penggemar di seluruh dunia. Bahkan Lionel Messi mengakui sulitnya pertandingan tersebut, mengungkapkan bahwa timnya kesulitan untuk mengendalikan permainan melawan lawan yang sebelumnya telah menunjukkan disiplin dan kekuatan sepanjang turnamen.


Fokus beralih ke duel Iberia


Sambil tetap merayakan perjuangan heroik Tanjung Verde, Semedo kini sepenuhnya fokus pada laga babak 16 besar Portugal melawan Spanyol. Bek yang kini bermain untuk Fenerbahce itu menegaskan bahwa dirinya siap membantu tim asuhan Roberto Martínez dalam kapasitas apa pun yang dibutuhkan dalam laga yang ia sebut sebagai "final yang sudah dinantikan."


"Saya merasa seperti sedang mengetuk pintu untuk membantu Portugal dengan cara apa pun. Entah itu selama 10 menit, setengah jam, atau 90 menit penuh, yang terpenting adalah kami semua memberikan yang terbaik agar Portugal bisa menang, tetap bertahan di turnamen ini, dan melangkah sejauh mungkin," tambah bek sayap itu. "Kami memiliki skuad yang dalam dengan kualitas luar biasa, dan semua orang siap untuk tampil. Lihat saja Gonçalo Ramos; dia belum banyak bermain, tetapi dia memberikan segalanya dan sangat berperan penting membantu tim. Fokus sepenuhnya pada kolektivitas — kami semua siap memberikan kontribusi untuk tujuan bersama."


MENIKMATI CERITA INI?


Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk mengikuti lebih banyak laporan kami


Menetralisir ancaman Yamal


Laga melawan Spanyol akan mempertemukan Portugal dengan sensasi muda, Lamine Yamal. Semedo mengakui bahwa pemain berusia 18 tahun itu memiliki "potensi besar," tetapi memperingatkan bahwa terlalu fokus pada bintang muda Barcelona tersebut bisa menjadi kesalahan besar, mengingat kedalaman skuad Spanyol.


"Yamal tidak diragukan lagi adalah talenta istimewa dengan potensi luar biasa, tetapi Portugal tahu mereka tidak boleh terjebak dalam pandangan sempit. Jika tim Martínez terlalu terobsesi pada pemain muda Barcelona itu, mereka berisiko dihancurkan oleh skuad Spanyol yang dipenuhi pemain penentu kemenangan dari peluit pertama hingga peluit akhir," tutup Semedo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.