Sopir Ambulans Ungkap Kondisi Saat Evakuasi Mayat Bayi di Kerten Solo: Masih Kecil Banget
Erlangga Bima Sakti July 05, 2026 12:32 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Sopir Ambulans Muslimun, Rayhan Adyatma, mengungkapkan kondisi mayat bayi yang ditemukan terbungkus kresek hitam di sebuah selokan depan rumah warga di Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan karena ukuran tubuhnya masih sangat kecil.

Ia mengaku menerima laporan penemuan mayat bayi sekitar pukul 16.26 WIB. Tak lama kemudian, ambulans langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.40 WIB.

Rayhan mengatakan, sebelum mayat bayi ditemukan, warga lebih dulu mencium bau menyengat dari sekitar selokan. Setelah ditelusuri, sumber bau ternyata berasal dari bungkusan kresek hitam yang berisi jasad bayi.

Baca juga: Mayat Bayi yang Ditemukan Terbungkus Kresek di Selokan Kerten Solo Diduga Baru Dilahirkan

“Indikasinya baru lahir saya ketemu masih kecil banget. Ada bau menyengat dicari terus ketemu. Depan rumah warga itu ada kayak jalan masuk kan bawahnya itu ada selokan di bawahnya situ saluran air,” ungkapnya.

Saat ambulans tiba, kata Rayhan, petugas kepolisian bersama Tim Inafis dan personel Polsek sudah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Ambulans itu ada laporan bahwa ada penemuan jenazah bayi di selokan di daerah Kerten. Kemudian sudah ada dari tim inafis dan juga polsek kemudian dari ambulan baru merapat ke lokasi,” terangnya.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Kerten Solo, Warga Cium Bau Menyengat dari Selokan

Usai proses olah TKP selesai, jenazah bayi dievakuasi sekitar pukul 17.10 WIB menuju instalasi forensik RS Moewardi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rayhan menjelaskan proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh aparat kepolisian, relawan, dan petugas ambulans. Namun, jenazah dibawa ke rumah sakit menggunakan Ambulans Muslimun.

“Yang evakuasi dari pihak kepolisian, relawan dan juga ambulans tapi membawa ke forensik pakai Ambulans Muslimun,” jelasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.