Para Pelayat Ali Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam dengan Bunuh Trump-Netanyahu
Hadiyya QurrataAyyuun July 05, 2026 12:42 PM

Para pelayat yang menghadiri pemakaman Ali Khamenei melakukan pengibaran bendera merah.

Juga menyerukan balas dendam, dengan membunuh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Mneteri Israel Benjamin Netanyahu.

Mengutip Iran International pada (5/7), aksi ini dilakukan oleh garis keras Iran di X pada Sabtu (4/7/2026) waktu setempat.

Perlu diketahui di awal, gelombang amarah dan tuntutan balas dendam berdarah mewarnai prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran.

Jutaan pengikut yang memadati jalanan Teheran tampak mengibarkan bendera merah.

Sebuah simbol yang dalam tradisi mereka mengisyaratkan bahwa darah yang tumpah harus dibayar dengan darah.

Adapun, dalam unggahan menyatakan bahwa banyaknya bendera merah untuk Khamenei di antara jutaan pengikutnya.

Menunjukkan bahwa tuntutan balas dendam berdarah berada di urutan teratas dari semua permintaan orang-orang tersebut.

"Banyaknya bendera merah untuk Khamenei di antara jutaan pengikut Imam Khamenei menunjukkan bahwa tuntutan balas dendam berdarah berada di urutan teratas dari semua permintaan orang-orang yang mulia, pemberani, dan beriman ini," demikian bunyi unggahan tersebut.

Tak sebatas itu, gambar-gambar yang dibagikan oleh media berafiliasi IRGC menunjukkan para pelayat di pemakaman Khamenei di Teheran memegang spanduk dan meneriakkan slogan-slogan tertentu.

Mereka menyerukan "bunuh Trump" dan "bunuh Bibi" (panggilan Netanyahu) sambil menuntut pembalasan atas kematian Ali Khamenei.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.