BPH Migas dan Pertamina Pastikan Distribusi BBM Subsidi di Jatim Lancar
Cak Sur July 06, 2026 05:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga memastikan pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di seluruh wilayah kerja berjalan lancar.

Proses pemenuhan tersebut mencakup seluruh tahapan mulai dari pasokan hingga distribusi ke masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas usai melakukan pantauan bersama, termasuk di wilayah Jawa Timur (Jatim).

"Kondisi penyaluran BBM subsidi di sejumlah wilayah Jatim berangsur membaik setelah sempat terjadi antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir," kata Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas pada Senin (6/7/2026).

Monitoring telah dilakukan selama dua hari berturut-turut pada pekan lalu. Targetnya adalah melakukan langkah percepatan distribusi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat, terutama sektor logistik, terpenuhi dengan baik.

Wahyudi menegaskan, berdasarkan laporan dari Pertamina Patra Niaga dan pengecekan langsung ke lapangan, antrean kendaraan di SPBU sudah sangat melandai.

"Rerata saat ini antrean sekitar 5-6 truk long chasis (sasis panjang) dan situasi ini juga tidak mengganggu rutinitas masyarakat,” jelasnya.

Peningkatan Aktivitas Logistik dan Lokasi Pantauan

Menurut Wahyudi, Surabaya dan Gresik merupakan wilayah penghubung utama yang memiliki aktivitas logistik cukup tinggi, terutama dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Tingginya lalu lintas kendaraan barang dan distribusi logistik menyebabkan kebutuhan BBM pada sejumlah SPBU meningkat.

"Angkutan barang yang datang dari pelabuhan, kapal-kapal yang merapat di pelabuhan Tanjung Perak maupun di Gresik rata-rata intensitasnya terjadi kenaikan yang cukup signifikan mulai 22-26 Juni 2026," ungkap Wahyudi.

Beberapa titik SPBU yang menjadi perhatian utama dalam pemantauan ini antara lain:

  • SPBU Tol Surabaya-Gempol Kilometer 26
  • SPBU Tambak Osowilangun
  • SPBU Tambak Langon
  • SPBU Kebomas Gresik

Selain aktivitas logistik, peningkatan kebutuhan BBM juga dipengaruhi masa libur sekolah. Hal ini mendorong mobilitas masyarakat menuju Surabaya melalui jalur darat, udara, dan laut.

Strategi Percepatan Distribusi Pertamina

Untuk mengurai antrean, Pertamina Patra Niaga menerapkan sejumlah langkah strategis. Langkah tersebut meliputi penambahan operasional mobil tangki selama 24 jam, percepatan pengiriman BBM, serta penerapan skema alih suplai.

Executive General Manager Regional Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Iwan Yudha Wibawa, menambahkan bahwa Pertamina telah melaksanakan prioritas pengiriman dari Terminal BBM supply point.

"Alih suplai dilaksanakan dua kali lipat sehingga BBM yang dikirimkan semakin bertambah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat. Selain itu, mobil tangki juga dimaksimalkan dengan skala prioritas pengiriman ke wilayah dengan kendala pasokan dan demand tertinggi", tambah Iwan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa Pertamina terus memastikan pengelolaan antrean di SPBU tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Upaya ini dilakukan dengan mengoptimalkan marshall SPBU serta berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di masing-masing wilayah.

"Pertamina terus melakukan monitoring ketersediaan produk BBM di seluruh SPBU, dan menerapkan early warning system pada saat ada lonjakan permintaan produk BBM," imbuh Ahad.

Ahad juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi situasi serta informasi yang beredar.

Masyarakat diminta tetap bijak menggunakan energi sesuai dengan kewajaran dan kebutuhan.

Monitoring bersama ini juga dihadiri oleh Ditjen Penegakan Hukum Kementerian ESDM dan Wakil Ketua Ombudsman beserta jajaran yang langsung turun ke lapangan.

Mereka memantau ketersediaan dan penyaluran BBM subsidi, khususnya Biosolar, bagi kendaraan angkutan logistik dan kendaraan pribadi.

Pemantauan dilaksanakan mulai dari titik awal Terminal BBM sebagai supply point hingga titik akhir SPBU sebagai pintu penyaluran kepada masyarakat.

Hasil pemantauan di sepanjang wilayah Surabaya hingga Gresik menunjukkan kondisi antrean di sejumlah SPBU kini telah jauh berkurang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.