Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Aktivitas Bandara Frans Seda Maumere ditutup selama dua hari akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.
Penutupan aktivitas penerbangan ini dimulai sejak Rabu 8-9 Juli 2026 pukul 06.00 WITA.
"Hari ini 8 Juli 2026, operasi penerbangan di Bandara Frans Seda ditutup sementara sampai besok pukul 06.00 WITA, terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, " jelas Kepala Kantor UPBU Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Partahian Panjaitan, Jumat siang.
Penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Frans Seda ini menyebabkan enam penerbangan dibatalkan.
Baca juga: Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, 6 Penerbangan Dibatalkan
Suasana di Bandara Frans Seda Maumere tampak sepi, tidak terpantau adanya calon penumpang yang berada di bandara, hanya beberapa petugas bandara yang sedang membersihkan sampah di sekitar bandara.
Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki melaporkan, Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki sebanyak 3 kali dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 300 hingga 600 meter di atas puncak.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status level III atau siaga dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. (awk)