Pemkab Bondowoso akan Manfaatkan Bekas Stasiun Relay TVRI untuk Wisata
Haorrahman July 08, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pemkab Bondowoso akan memanfaatkan bekas Stasiun Relay TVRI di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, untuk wisata setelah aset tersebut resmi diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Aset yang selama ini belum dimanfaatkan tersebut diproyeksikan menjadi kawasan pengembangan, mulai dari pengembangan sektor pariwisata hingga mendukung program ketahanan pangan daerah.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, meninjau ke lokasi untuk melihat potensi kawasan sebelum pemerintah menentukan konsep pemanfaatan yang paling sesuai.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena didukung kondisi lingkungan yang memungkinkan berbagai jenis aktivitas produktif.

"Banyak di sini sebetulnya yang bisa didorong. Wisata bisa, kemudian pengembangan ketahanan pangan juga bisa. Jadi kita sedang memetakan itu, nanti kita coba lihat setelah ini," ujar Abdul Hamid Wahid usai meninjau lokasi, Rabu (8/7/2026).

Baca juga: Bondowoso Republik Kopi Reborn, Siapkan Strategi Bangkitkan Industri Kopi dari Hulu ke Hilir

Status Aset

Asisten III Pemkab Bondowoso, Haeriyah Yuliati, mengatakan lahan eks Stasiun Relay TVRI sejak awal merupakan hasil pengadaan Pemkab Bondowoso. Sementara bangunan yang berdiri di atasnya merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sebelumnya digunakan oleh TVRI.

"Semua sudah dihibahkan kepada pemerintah kabupaten untuk saat ini," kata Haeriyah.

Dengan status kepemilikan yang kini telah berada di bawah pengelolaan Pemkab Bondowoso, pemerintah daerah mulai menyusun berbagai skenario pengembangan kawasan agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Selain memanfaatkan aset secara mandiri, Pemkab Bondowoso juga membuka peluang kerja sama dengan investor maupun pihak swasta untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata atau fungsi produktif lainnya.

Baca juga: 141 Petani Kopi Bondowoso Resmi Kelola 343 Hektare Lahan Perhutani, Kini Punya Kepastian Hukum

Potensi pengembangan kawasan dinilai semakin besar karena di sekitar lokasi terdapat lahan milik Perhutani yang dapat disinergikan melalui skema kerja sama.

Administrator Perhutani Bondowoso, Misbakhul Munir, menyatakan pihaknya siap mendukung rencana tersebut dengan menyediakan lahan sesuai kebutuhan.

"Minta berapa saja luasnya, kami siap," tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.