TRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga Pertamax membuat banyak pengendara mulai mengubah kebiasaan mereka saat mengisi bahan bakar.
Sebelumnya, Pertamax dijual seharga Rp12.300 per liter. Namun sejak 10 Juni 2026, harganya melonjak menjadi Rp16.250 per liter.
Lonjakan hampir Rp4.000 per liter itu membuat banyak masyarakat harus menghitung ulang biaya transportasi harian.
Tak hanya Pertamax, Pertamax Green juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
BBM ramah lingkungan tersebut naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Selisih harga dengan Pertalite yang tetap Rp10.000 per liter membuat banyak pengendara mulai beralih.
Bagi sebagian pekerja, memilih BBM kini bukan lagi soal kualitas, tetapi soal kemampuan bertahan dengan penghasilan yang ada.
Salah satunya dirasakan Ayuma (25), warga Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah, yang setiap hari bekerja di Solo.
Baca juga: Turun? Update Harga BBM Hari Ini 8 Juli 2026, Warga Boyolali Mulai Hitung Ulang Biaya Perjalanan
Jarak tempuh Kebakkramat-Solo pulang pergi membuat biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran terbesarnya.
Karena itu, Ayuma memutuskan meninggalkan kebiasaannya membeli Pertamax.
Kini ia memilih menggunakan Pertalite agar pengeluaran bulanannya tidak semakin membengkak.
"Kalau mau beli Pertamax, nanti gaji saya habis untuk biaya transport saja. Jadi ya pakai Pertalite saja," kata Ayuma kepada TribunStyle.
Sebelum harga Pertamax naik, Ayuma mengaku masih sesekali membeli BBM nonsubsidi tersebut.
Bahkan saat antrean Pertalite mengular panjang, ia lebih memilih mengisi Pertamax agar tidak menghabiskan banyak waktu.
Namun kondisi itu kini berubah total setelah harga Pertamax melonjak tajam.
Meski harus mengantre lebih lama, Ayuma mengaku tetap memilih Pertalite demi menghemat pengeluaran.
"Perjalanan saya sudah jauh dari Boyolali-Solo PP setiap hari. Belum lagi antrean BBM yang panjang dan lama, membuat saya kebingungan juga mau beli kapan," ujarnya.
Prov. Jawa Tengah
Pertamax Turbo: Rp19.300 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp20.750)
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax: Rp.16.250
Pertalite: Rp.10.000
Pertamina Dex: Rp21.150 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp24.800)
Dexlite: Rp19.700 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp23.000)
Pertamina Biosolar Nonsubsidi: -
Pertamina Biosolar Subsidi: Rp6.800
Prov. DI Yogyakarta
Pertamax Turbo: Rp19.300 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp20.750)
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax: Rp.16.250
Pertalite: Rp.10.000
Pertamina Dex: Rp21.150 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp24.800)
Dexlite: Rp19.700 (sebelum 1 Juli 2026 harganya Rp23.000)
Pertamina Biosolar Nonsubsidi: -
Pertamina Biosolar Subsidi: Rp6.800
(TribunStyle.com/Putri)