Detik-detik Ahli Kunci Bongkar Brankas 'Harta Karun' Rp476 M dan 74kg Emas di Rumah Mewah Sentul
Kharisma Tri Saputra July 09, 2026 01:00 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, menyisakan cerita menegangkan di balik penemuan emas 74 kilogram dan valas senilai Rp476 miliar.

Pengungkapan barang bukti fantastis ini tak lepas dari aksi cepat seorang ahli duplikat kunci asal Ciawi bernama Roy (35).

Detik-detik keterlibatan Roy bermula pada Rabu (8/7/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat sedang beristirahat di rumahnya, ponsel Roy tiba-tiba berdering dari panggilan pihak kepolisian.

Baca juga: Profil Jampidsus Febrie Adriansyah yang Rumahnya Dijaga Ketat Puluhan TNI

Mendapat panggilan mendesak tersebut, Roy bersama seorang rekannya langsung bergegas menuju lokasi rumah mewah yang tengah digeledah oleh tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Setibanya di lantai dua rumah tersebut, Roy dihadapkan pada sebuah pembatas tersembunyi yang berada di balik panel dinding kayu kamar utama. Alih-alih brankas besi biasa, tempat penyimpanan itu berupa pintu baja berukuran lebih dari 2 meter yang menyatu dengan struktur bangunan.

"Sistem keamanannya bagus, bajanya sekitar dua lapis, pelat baja bukan besi, bukanya pake kombinasi sama kunci manualnya ada," jelas Roy.

Ia menambahkan bahwa posisi ruang rahasia tersebut dirancang dengan sangat rapi agar tidak mencolok. "Dalam tembok itu, jadi itu cuma pintu, dalamnya brankas ruangan, bukan brankas umumnya. Jadi itu ditutup kayak lemari, di belakang lemari," katanya.

Sebagai spesialis yang terbiasa menangani pengamanan barang berharga, Roy menilai fasilitas penyimpanan tersebut tergolong premium. "Brankas canggih itu. Harganya sekitar 20 jutaan lah, merk bagus," tambahnya.

Mengingat waktu yang terbatas dan kunci akses yang tidak tersedia, Roy langsung mengambil tindakan taktis. Menggunakan mesin gurinda, ia mulai memotong bagian pengunci demi membuka paksa pintu pelat baja berlapis tersebut. Proses pembongkaran berlangsung cepat di bawah pengawasan ketat petugas.

Baca juga: Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah yang Rumahnya Dijaga Ketat TNI, Tak Ada Utang

"Gerak cepat aja langsung digurinda langsung dibuka. Tadi kurang lebih 15 menitan," ungkap Roy.

Begitu pintu berhasil dijebol, isi di dalam ruangan rahasia tersebut akhirnya terungkap. Namun, Roy mengaku langsung menarik diri dari area tersebut begitu tugas teknisnya selesai, karena penanganan isi brankas merupakan wewenang penuh penyidik.

"Yang saya liat sih koper-koper aja, engga masuk ke dalem, kan cuma liat di luar aja," terangnya.

Pihak kepolisian kemudian mengevakuasi seluruh barang bukti dari dalam brankas berupa koper-koper berisi emas 74 kilogram serta berbagai mata uang asing yang nilainya diestimasikan mencapai Rp476 miliar.

Rangkaian penggeledahan yang berlangsung hingga Kamis (9/7/2026) pagi ini diduga kuat berkaitan erat dengan penggeledahan sebelumnya di Cafe de'Clan Signature dan sebuah money changer di Cipete, Jakarta Selatan.

Operasi gabungan ini merupakan bagian dari penyidikan besar terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada pengadaan batu bara PLN, ASABRI, serta Krakatau Steel.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.