Sarang Ular Kobra di Kenali Asam Atas Jambi, Damkar Temukan 8 Butir Telur
Suci Rahayu PK July 09, 2026 04:03 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Ketegangan menyelimuti warga Jalan Citra, Lorong Narto, RT 21, Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi pada Rabu (8/7/2026) siang.

 Seekor ular cobra yang diduga sedang menjaga sarangnya ditemukan bersembunyi di dalam lubang tak jauh dari permukiman.

Kekhawatiran warga bermula saat seekor ular melintas di sekitar lingkungan. 

Saat dilakukan pencarian, warga justru menemukan delapan butir telur di dalam sebuah lubang. Dari dalam lubang tersebut juga terdengar suara desisan yang diduga berasal dari induk ular.

Merasa situasi membahayakan, warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Komandan Regu (Danru) 3 Pos Pelayanan Kebakaran Kotabaru, Agus, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 12.02 WIB. Tim langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.14 WIB.

"Setelah mendapat laporan dari warga, personel langsung menuju lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan, memang ditemukan sarang ular dengan telur di dalam lubang. Kami kemudian melakukan penggalian secara hati-hati untuk menemukan posisi induk ularnya," kata Agus pada Kamis (9/7/2026).

Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus berupa stick hook, grab stick, serta perlengkapan pelindung diri lengkap. 

Baca juga: Hasil Banding 4 Terdakwa Korupsi DAK di Disdik Jambi, Uang Pengganti Wawan Turun Jadi Rp2,3 M

Baca juga: Padamkan Api Gudang Pengemasan Minyak Goreng, Damkar Muaro Jambi Habiskan 34 Ribu Liter Air

Setelah posisi ular diketahui, petugas dengan hati-hati mengeluarkan ular dari dalam lubang sebelum mengamankan bagian mulutnya menggunakan lakban agar tidak membahayakan petugas maupun warga.

"Dari hasil evakuasi, ular cobra yang berhasil diamankan memiliki panjang sekitar satu meter dengan berat sekitar 0,8 kilogram. Selain itu, kami juga mengamankan delapan butir telur yang berada di dalam sarang tersebut," ujarnya.

Agus menjelaskan seluruh proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan berjalan aman tanpa kendala.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan ular berbisa, terutama jika diduga sedang menjaga sarang atau telurnya.

"Jika menemukan ular, apalagi jenis berbisa seperti cobra, sebaiknya jangan dipancing atau ditangkap sendiri. Segera laporkan kepada Damkartan agar dapat ditangani dengan peralatan dan prosedur yang tepat sehingga tidak membahayakan warga," pungkasnya. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Harga Cabai Rawit dan Cabai Geprek di Batang Hari Jambi Tembus Rp60 Ribu per Kg

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Buper Tangkit Muaro Jambi, Pengendara Motor Tewas di Lokasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.