Alasan Mulia Keluarga H Sudar Bangun Jalan 2,5Km dan 2 Jembatan Pakai Dana Pribadi, Ini Kata Bupati
Putra Dewangga Candra Seta July 09, 2026 04:04 PM

 

SURYA.co.id – Di tengah berbagai tantangan pembangunan infrastruktur di daerah, keluarga besar H Sudar memilih mengambil langkah nyata untuk membantu kampung halamannya.

Bukan sekadar membangun jalan, mereka menghadirkan akses baru sepanjang sekitar 2,5 kilometer lengkap dengan dua jembatan yang kini menjadi urat nadi aktivitas pertanian warga Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Di balik pembangunan tersebut, tersimpan alasan yang jauh lebih besar daripada sekadar menghadirkan fasilitas umum.

Keluarga H Sudar ingin memastikan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan kedua orang tua mereka terus hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Seluruh pembangunan dilakukan menggunakan dana keluarga, mulai dari pembebasan lahan hingga penyelesaian proyek.

Jalan yang kemudian diberi nama Jalan Siti Sudar beserta Jembatan Siti Sudar itu telah diresmikan oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani melalui penandatanganan prasasti, pemotongan pita, dan tumpeng yang disaksikan ratusan warga.

Keberadaan jalan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang berdampak luas tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Alasan Mulia H Sudar: Menjaga Warisan Orang Tua Agar Terus Bermanfaat

Perwakilan keluarga H Sudar, Siti Srimulati, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan dan dua jembatan tersebut merupakan amanah keluarga untuk melanjutkan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan almarhumah Hj Siti Aminah dan almarhum H Sastro Sudarmo.

Menurutnya, keluarga tidak ingin jasa dan peninggalan orang tua hanya dikenang sebagai cerita, tetapi diwujudkan dalam bentuk yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami ingin peninggalan orang tua kami tidak hanya dikenang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama keluarga bersepakat membangun jalan dan jembatan ini agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," ujar Siti Srimulati.

Ide pembangunan muncul setelah keluarga berdiskusi dengan Pemerintah Desa Plumbon.

Dari pembahasan tersebut terlihat adanya potensi membuka jalan usaha tani di sepanjang tepian Sungai Soka yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dibangun Sepenuhnya dengan Dana Keluarga

Pembangunan Jalan Siti Sudar dimulai sejak 21 April 2026 dengan melibatkan semangat gotong royong masyarakat.

Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 2.500 meter dengan lebar 3,5 meter.

Selain itu, keluarga H Sudar juga membangun dua jembatan yang menjadi penghubung utama kawasan pertanian.

Dua jembatan tersebut meliputi:

  • Jembatan Sungai Soka dengan lebar empat meter dan bentang 5,5 meter.
  • Jembatan Kedunglumpang dengan spesifikasi serupa.

Seluruh proses pembangunan dibiayai secara mandiri oleh keluarga, termasuk pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk membuka akses baru tersebut.

Dukungan Warga Jadi Kunci Keberhasilan

Siti Srimulati juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang rela menghibahkan sebagian lahannya agar pembangunan dapat terlaksana.

Menurutnya, tanpa keikhlasan masyarakat, proyek tersebut tidak mungkin selesai sesuai harapan.

"Kami sangat berterima kasih kepada para pemilik lahan yang dengan ikhlas mewakafkan sebagian tanahnya. Tanpa dukungan masyarakat, pembangunan ini tentu tidak akan berjalan dengan baik."

Kolaborasi antara keluarga dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang membuat pembangunan berlangsung lancar hingga akhirnya dapat dimanfaatkan oleh warga.

Akses Petani Kini Lebih Cepat dan Efisien

Manfaat pembangunan mulai langsung dirasakan masyarakat, terutama para petani yang selama ini harus menempuh jalur memutar untuk menuju area persawahan.

Kini perjalanan menuju lahan pertanian menjadi jauh lebih singkat.

"Dulu akses menuju lahan pertanian harus memutar cukup jauh. Sekarang jaraknya hanya sekitar 1,5 kilometer sehingga aktivitas warga menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien," kata Siti Srimulati.

Kemudahan akses tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menekan biaya transportasi hasil panen.

Bupati Kebumen Apresiasi Kepedulian Keluarga H Sudar

Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan apresiasi atas kepedulian keluarga besar H Sudar terhadap kampung halaman mereka.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi contoh nyata bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

"Saya merasa sangat bahagia dan bangga. Fasilitas umum ini dibangun murni dari keikhlasan keluarga besar H Sudar, mulai dari pembebasan lahan hingga pembangunannya selesai. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Lilis.

Ia berharap Jalan Siti Sudar beserta dua jembatan tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Plumbon.

Lilis juga mengajak seluruh warga menjaga dan merawat infrastruktur tersebut secara bergotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

Pembangunan Jalan Siti Sudar menunjukkan bahwa filantropi tidak selalu diwujudkan melalui bantuan sosial atau donasi jangka pendek.

Investasi pada infrastruktur dasar justru memberikan manfaat berkelanjutan karena memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat setiap hari.

Keputusan keluarga H Sudar membangun jalan berdasarkan amanah orang tua sekaligus kebutuhan nyata warga memperlihatkan bagaimana nilai kekeluargaan dapat diterjemahkan menjadi pembangunan yang produktif.

Jika akses transportasi semakin baik, distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, biaya operasional petani dapat ditekan, dan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat pun semakin besar.

Model kolaborasi antara keluarga, pemerintah desa, dan warga seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat pembangunan berbasis gotong royong tanpa menghilangkan peran pemerintah sebagai penggerak pembangunan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.