TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Utara- PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang tergabung di wilayah kerja PLN UID Lampung, Jumat (10/7/2026).
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan guna memastikan kesiapan personil serta kelengkapan alat sesuai dengan standar.
Kegiatan diselenggarakan di Kantor PLN UP3 Kotabumi dan dipimpin langsung oleh Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung serta Direktur mitra kerja P2TL dari PT Lisna Abdi Prima.
Langkah ini sebagai bentuk komitmen PLN terhadap penerapan aspek Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (K3L) dalam pekerjaan.
Dalam sambutannya, Manager PLN UP3 Kotabumi, Abrar menjelaskan program P2TL merupakan salah satu proses bisnis yang penting dalam menjaga keberlangsungan usaha PLN.
Program P2TL juga untuk memastikan bahwa pemanfaatan tenaga listrik oleh pelanggan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Abrar, keberhasilan pelaksanaan P2TL tidak hanya diukur dari sisi capaian operasional, tetapi juga dari bagaimana proses tersebut dilaksanakan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
"Oleh karena itu, setiap petugas harus mampu menjadi representasi PLN yang mengedepankan etika, komunikasi yang baik, serta kepatuhan terhadap seluruh prosedur yang berlaku,” jelas Abrar.
Komitmen yang sama juga disampaikan oleh Syahrial selaku Direktur PT Lisna Abdi Prima sebagai mitra kerja PLN dalam penyediaan pekerjaan P2TL.
Pihaknya berkomitmen untuk selalu bersinergi bersama PLN mengedepankan integritas dan menjaga nama baik PLN dalam bertugas.
"Seluruh personel yang kami tugaskan telah dibekali kompetensi dan pemahaman terhadap prosedur kerja, khususnya terkait penerapan K3L dan standar operasional P2TL," kata Syahrial.
"Kami siap mendukung PLN dalam menjalankan penertiban pemakaian tenaga listrik secara profesional dan aman," ujarnya.
Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli dalam sambutannya menekankan pentingnya aspek K3L dalam melakukan pekerjaan.
Keberhasilan pekerjaan bukan hanya diukur dari banyaknya pemeriksaan atau besarnya perolehan energi.
Tetapi juga dari kemampuan seluruh insan PLN menyelesaikan pekerjaan dengan Zero Accident dan tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat maupun lingkungan.
“Tidak bosan-bosannya saya sampaikan atas nama manajemen PLN bahwa tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia, sesuai dengan arahan direksi PLN," kaya Moh Sadli.
"Saya imbau kepada seluruh personil untuk selalu mengedepankan keselamatan, pakai alat pelindung diri secara lengkap, jalankan prosedur, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Moh Sadli. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)