Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Harga bawang merah di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh kembali merosot dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, kondisi ini tidak menyurutkan semangat para petani setempat untuk menyiasati situasi pasar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGayo.com pada Minggu (12/7/2026), harga bawang merah di tingkat agen penampung saat ini berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilogram.
Angka ini turun drastis dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 25.000 per kilogram.
“Untuk bawang merah buah besar atau kualitas super ditampung seharga Rp 18.000 per kilogram.
Sementara untuk kualitas sedang, harganya di kisaran Rp 15.000 per kilogram,” ujar salah satu agen penampung bawang di Gayo Lues, Ajigayoni, kepada TribunGayo.com, Minggu (12/7/2026).
Menurut Ajigayoni, anjloknya harga ini dipicu oleh stok barang yang melimpah ruah di pasaran.
Hal ini terjadi karena sejumlah daerah di Aceh, seperti Sigli, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, sedang memasuki musim panen raya.
Pasokan berlimpah juga datang dari beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Menyiasati kemerosotan harga tersebut, para petani memilih untuk tidak langsung menjual hasil buminya.
Secara terpisah, salah satu petani bawang merah, Jamaludin, mengungkapkan bahwa para petani kini melakukan berbagai upaya alternatif demi menghindari kerugian yang lebih besar.
“Sejumlah petani yang sedang panen memilih untuk menunda penjualan.
Banyak yang memilih mengeringkan hasil panen mereka dengan cara digantung di teras, di dalam rumah, atau di tempat khusus,” kata Jamaludin.
Selain mengeringkan hasil panen, sebagian petani lainnya juga memilih untuk menunda masa panen mereka sambil menunggu harga kembali stabil atau normal. (*)
Baca juga: Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues Kembali Melonjak, Ini Rinciannya
Baca juga: Polres Gayo Lues Ringkus 2 Tersangka Kasus Sabu, Seorang DPO
Baca juga: Dua Unit Rumah di Kampung Jawa Gayo Lues Hangus Terbakar