- Kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang menyeret Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah kini ramai menjadi sorotan publik, termasuk dari Mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
Melalui kanal YouTube pribadinya pada Minggu (12/7/2026), Mahfud menilai bahwa Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra saat ini sudah tidak mampu lagi menangani sengkarut kasus tersebut.
Sehingga, ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk langsung turun tangan mengawal jalannya proses hukum eks pejabat kejaksaan itu secara ketat.
Mengutip Tribunnews pada (13/7), langkah ini diambil bukan tanpa alasan, sebab Mahfud ingin menagih komitmen serta janji ketegasan yang berulang kali disampaikan oleh Presiden dalam berbagai pidato kenegaraan.
"Menurut saya Menko dua-duanya sudah gak mampu dengan ini seharusnya turun dong yang ini sudah presiden aja sekarang harus mengawal ini presiden," kata Mahfud dalam tayangan Podcast 'Terus Terang' di kanal YouTube Mahfud MD Official, Minggu (12/7/2026).
Mahfud dengan gamblang mengingatkan kembali pernyataan Presiden Prabowo yang mengaku memegang radar informasi akurat mengenai pergerakan uang ilegal di tanah air.
Ia juga menyentil pidato kepala negara terdahulu yang secara terbuka mengaku tahu keberadaan oknum aparat berseragam yang kerap menjadi pelindung atau backing para mafia.
"Sesuai dengan janji presiden sendiri, Presiden kan berkali-kali gitu. Presiden (akan) tindak tegas, 'saya tahu saya punya radar, bisa tahu di mana uang disembunyikan' kan gitu kan."
Berkaca pada momentum pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Presiden dinilai seharusnya sudah mengantongi informasi matang terkait penyimpangan kekayaan strategis negara.
Mantan Menko Polhukam tersebut berharap Presiden Prabowo dapat bertindak tegas menyelesaikan kasus ini demi memberikan kepastian sekaligus harapan baru bagi masa depan penegakan hukum di Indonesia.
"Lalu kemarin yang kemudian membentuk apa, (DSI) ekspor itu harus di di satu pintu itu. 'Saya mantan tentara, saya mantan ABRI, tahu bahwa coklat dan itu backing mafia.'"
"Nah, dalam keadaan gini mestinya ya Presiden mestinya sudah tahu juga ini, sehingga penyelesaiannya harus betul-betul tegas memberi harapan kepada rakyat bagi penegakan hukum ke masa depan," imbuh Mahfud.