TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Kejadian kebakaran kembali terjadi di Trenggalek. Kali ini lahan seluas 3,5 hektare yang berisi bambu, cengkeh, pohon sengon, duren dan pohon kelapa dilalap si jago merah.
Lahan tersebut milik warga, RT 07 RW 03 Dusun Krajan Desa Gayam Kecamatan Panggul, Trenggalek Jawa Timur dengan kondisi daun kering.
Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono menerangkan kronologi tersebut terjadi pada 09.00 WIB. Warga bernama Sriatun.di belakang rumah melihat api membumbung tinggi.
Melihat itu, saksi langsung menuju lokasi dan menghubungi instansi dan kepala desa Gayam terkait untuk meminta bantuan.
Baca juga: Bupati Blitar Rijanto Serahkan 53 Akta Perkawinan kepada Umat Hindu
"Baru tepat 09.35 WIB petugas TNI, Polsek, BPBD, Damkar dan warga sekitar gotong royong memadamkan api," ulas Triadi Atmono saat dikonfirmasi TRIBUNMATARAMAN.COM, Senin (13/7/2026).
Triadi menerangkan pemadaman di Desa Gayam dibantu 1 unit mobil BPBD datang untuk mematikan kobaran api di kebun seluas kurang lebih 3,5 hektare.
Pria yang juga sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Trenggalek ini menerangkan upaya yang diambil tim gabungan adalah dari tim menerima laporan.
Lalu, mendatangi TKP, mengamankan dan membantu proses pemadaman api. Berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Baru pukul 12.30 WIB api berhasil dipadamkan. Selanjutnya bila ada perkembangan akan di laporkan pada kesempatan pertama," paparnya.
Saat dikonfirmasi penyebab kebakaran yang merugikan sekitar 25 juta ini dugaan sementara karena puntung rokok.
BPBD Trenggalek mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok. Karena akan berakibat fatal mengenai sampah atau dedaunan kering di musim kemarau ini.
"Dugaan sementara puntung rokok yang dibuang sembarangan," tutupnya.
(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)