Rektor UIN Ar-Raniry Sumbang Tulisan dalam Buku Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar
Saifullah July 14, 2026 06:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Jakarta 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman mengungkapkan, bahwa pengalaman Indonesia dalam mengelola keberagaman dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan diplomasi agama dalam membangun perdamaian dunia.

Pandangan itu disampaikan Prof Mujiburrahman melalui tulisan dalam buku "Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar" yang diluncurkan pada Rukun Festival 2026, di Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Menurut Prof Mujiburrahman, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam merawat kehidupan masyarakat yang majemuk. 

Pengalaman tersebut dapat menjadi model diplomasi yang bertumpu pada nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap perbedaan.

"Pengalaman Indonesia dalam merawat keberagaman merupakan modal penting yang layak ditawarkan kepada dunia sebagai model hidup berdampingan secara damai," katanya.

Ia menyebutkan, praktik pengelolaan kemajemukan di Indonesia dapat menjadi salah satu kontribusi bagi upaya membangun perdamaian dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry: Pujian Kepala BKN Perkuat Sosok Menag dalam Buku Teladan Sang Menteri

Diketahui, buku "Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar" merupakan karya kolaboratif yang memuat pemikiran 24 akademisi, rektor, guru besar, dan intelektual Indonesia mengenai diplomasi agama sebagai instrumen membangun perdamaian global. 

Buku tersebut mengembangkan gagasan Menteri Agama (Menag) RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA tentang peran agama dalam memperkuat dialog antarumat beragama, nilai kemanusiaan, dan kerja sama antarbangsa.

Selain Mujiburrahman, buku itu juga memuat tulisan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Di antaranya Masnun Tahir, Maimun, Idi Warsah, Rosihon Anwar, Agustinus, Abdurrohman Kasdi, Wan Jamaluddin Z, Lukman Hakim, dan Toto Suharto. 

Tulisan-tulisan dalam buku tersebut membahas diplomasi agama dari berbagai perspektif, seperti humanisme religius, moderasi beragama, dialog lintas iman, tafsir, hingga diplomasi peradaban.

Peluncuran buku berlangsung dalam rangkaian Rukun Festival 2026, yang mengangkat tema penguatan kerukunan dan dialog lintas agama. 

Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Sebut Buku “Polda Aceh Meutuah” Bisa Jadi Referensi Bacaan Mahasiswa

Pada kesempatan yang sama, juga diluncurkan buku "Nasaruddin Umar: Jalan Cinta Menuju Perdamaian Dunia" dan "Istiqlal untuk Dunia".

Melalui buku tersebut, para penulis menawarkan diplomasi agama sebagai pendekatan yang mengedepankan nilai spiritual, dialog, dan penghormatan terhadap keberagaman untuk memperkuat kepercayaan antarbangsa.(*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.