BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kemandirian Pesertanya Lewat Pelatihan Salt Bread dan Literasi Keuangan
Ardhina Trisila Sakti July 14, 2026 06:03 PM

BANGKAPOS.COM, BELITUNG – BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta melalui program pemberdayaan yang mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Salt Bread dan Literasi Keuangan bagi Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan, Teguh Setiawan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Belitung, Rustina. 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi dalam mendukung peningkatan kapasitas penerima manfaat agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.

Peserta pelatihan merupakan penerima manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan Salt Bread yang dipandu oleh chef berpengalaman sebagai bekal keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dengan nilai ekonomis.

Selain pelatihan keterampilan, peserta juga memperoleh materi literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Materi tersebut mencakup pengelolaan keuangan pribadi dan usaha, perencanaan modal, pengelolaan arus kas, hingga strategi pengembangan usaha agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat mengatakan program pemberdayaan ini merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan manfaat jaminan sosial tidak berhenti pada pemberian santunan, tetapi juga menjadi awal bagi peserta untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir memberikan perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga ingin memastikan para penerima manfaat memiliki kesempatan untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi. Melalui pelatihan keterampilan dan literasi keuangan ini, kami berharap peserta mampu mengembangkan usaha yang dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga, sehingga manfaat yang diterima benar-benar menjadi awal dari kehidupan yang lebih sejahtera,” ujar Evi.

Lebih lanjut, Evi menegaskan bahwa kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, BPVP Belitung, OJK serta pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak penerima manfaat yang memperoleh keterampilan, kemampuan mengelola keuangan, dan keberanian untuk memulai usaha. Dengan demikian, mereka dapat menjadi lebih produktif, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tambahnya.

Melalui kegiatan yang mengusung tema “Kelola Manfaat Klaim, Kembangkan Keterampilan dan Wujudkan Usaha Mandiri” dengan semangat “Dari Klaim Menjadi Karya”,

BPJS Ketenagakerjaan berharap para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan perlindungan atas risiko sosial ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki bekal untuk menciptakan peluang usaha dan membangun masa depan yang lebih produktif serta sejahtera.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa manfaat jaminan sosial dapat menjadi titik awal lahirnya kemandirian ekonomi melalui kolaborasi berbagai pihak. (*/E7)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.