Kuala Lumpur (ANTARA) - Pembukaan gerai minuman herbal Jamu Haus Borneo di Kota Kinabalu menandai kehadiran jamu dari Indonesia di Negeri Sabah, Malaysia.

Menteri Pertanian, Perikanan, dan Industri Makanan Sabah Datuk Jamawi Jaafar didampingi Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kota Kinabalu Noorman Effendi meresmikan pembukaan gerai itu pada Minggu (12/7).

Menurut keterangan pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu yang diterima di Kuala Lumpur, Selasa, kehadiran gerai tersebut mendukung promosi minuman herbal khas Nusantara kepada masyarakat Sabah.

Keberadaan gerai minuman herbal itu menurut KJRI Kota Kinabalu juga mendukung penguatan diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia melalui jamu, yang telah masuk daftar warisan budaya tak benda kemanusiaan.

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 2023 memasukkan budaya kesehatan jamu ke dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

"Jamu bukan sekadar minuman tradisional, melainkan bagian dari identitas budaya Indonesia yang mencerminkan kearifan lokal, gaya hidup sehat, dan kekayaan biodiversitas Nusantara," kata Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu.

"Kami berharap kehadiran Jamu Haus dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Sabah melalui budaya, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas," ia menambahkan.

Ia menyampaikan, KJRI Kota Kinabalu terus mendorong promosi produk-produk unggulan Indonesia di Sabah, antara lain melalui fasilitasi kemitraan pelaku usaha, pengembangan rantai pasok rempah, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta inovasi produk berbasis ekonomi kreatif.

Jamu Haus Borneo merupakan usaha yang dibangun oleh seorang pengusaha asal Sabah yang tertarik pada tradisi jamu Indonesia.

Gerai dengan konsep kafe jamu modern tersebut menyajikan beragam minuman berbahan rempah Nusantara menggunakan resep autentik Indonesia.

Selain menikmati minuman siap saji, konsumen bisa merasakan pengalaman meracik kombinasi bahan jamu sesuai kebutuhan dan preferensi mereka di gerai tersebut.

Gerai Jamu Haus saat ini sudah ada di Kota Kinabalu dan Kuala Lumpur.

Kehadiran gerai-gerai tersebut diharapkan dapat mendukung gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan promosi jamu dan produk unggulan Indonesia yang lain di negara tetangga.

Acara pembukaan Jamu Haus Borneo di Kota Kinabalu mencakup lokakarya jamu Indonesia bersama pakar pengobatan herbal dr. Rianti Maharani.

Lokakarya itu memperkenalkan filosofi jamu sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia, manfaat tanaman herbal Nusantara, serta inovasi pengembangan jamu yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat modern.