Piala Dunia 2026: Wonderwall atau Nyanyian Messi? Semifinal Inggris vs Argentina Penuh Drama
Tribun-video July 14, 2026 08:12 PM

- Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB, tak hanya mempertaruhkan satu tiket menuju partai final.

Menariknya, laga tersebut akan menentukan chants mana yang menggema paling nyaring setelah pertandingan perebutan tiket final Piala Dunia 2026 tersebut berakhir.

Jika Inggris keluar sebagai pemenang, suporter The Three Lions dipastikan kembali menyanyikan Wonderwall milik Oasis dan Hey Jude karya The Beatles yang sudah menjadi soundtrack mereka sepanjang turnamen.

Sebaliknya, apabila Argentina mampu menyingkirkan Inggris, stadion diperkirakan akan dipenuhi chant khas pendukung Albiceleste yang mengagungkan Lionel Messi sekaligus menyindir rival lamanya tersebut.

Football enthusiast Gigih W menilai pencapaian Inggris hingga semifinal menjadi bukti bahwa filosofi permainan Thomas Tuchel mulai diterima para pemain meski sebelumnya banyak menuai kritik.

"Thomas Tuchel ini banyak mendapat kritik ya dari media, tapi dengan ke semifinal, filosofi bermainnya cukup diterima oleh pemain Inggris, jadi untuk bukti nyatanya ya juara, karena yang akan ditulis itu bukan yang lolos semifinal tapi siapa yang juara," kata Gigih W dalam Podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Inggris baru akan dianggap sempurna apabila mampu melangkah hingga mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.

Inggris membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 pada babak perempat final.

Dua gol kemenangan Three Lions dicetak Jude Bellingham yang kembali tampil sebagai pembeda di pertandingan besar.

Seusai laga, seluruh stadion berubah menjadi lautan suara ketika para pendukung Inggris kompak menyanyikan lagu Hey Jude untuk menghormati sang gelandang Real Madrid.

Bellingham membalas nyanyian tersebut dengan mengepalkan tangan ke arah tribun sambil menikmati euforia bersama para pendukung.

Pemain berusia 23 tahun itu kini telah mengoleksi enam gol setelah sebelumnya juga mencetak dua gol saat Inggris menyingkirkan tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar.

Catatan tersebut membuat Bellingham sejajar dengan Harry Kane sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia 2026.

Demam Bellingham bahkan menjalar hingga Inggris setelah BBC melaporkan Stasiun Bellingham di London untuk sementara berganti nama menjadi "Jude Bellingham Station".

Sementara operator West Midlands Railway menggratiskan perjalanan bagi penumpang bernama Jude hingga partai final.

Selain Hey Jude, lagu Wonderwall milik Oasis juga selalu dinyanyikan pemain dan suporter Inggris seusai meraih kemenangan sehingga kini menjadi simbol harapan Three Lions.

Namun, Argentina datang dengan misi merusak pesta yang telah disiapkan publik Inggris.

Jika Lionel Messi membawa Albiceleste melangkah ke final, chant "El que no salta es inglés" atau "Siapa yang tidak melompat berarti orang Inggris" diperkirakan kembali menggema.

Nyanyian tersebut memiliki sejarah panjang karena pertama kali populer di Argentina saat Perang Falklands pada 1982 sebagai bentuk perlawanan terhadap Inggris.

Duel kali ini juga menyimpan cerita menarik karena Messi berpeluang menghadapi Inggris untuk pertama kalinya sepanjang karier internasionalnya.

Meski telah mencatat lebih dari 200 penampilan bersama tim nasional Argentina, kapten Albiceleste itu belum pernah sekali pun bertemu Inggris di level internasional.

Argentina memang memiliki catatan kurang menguntungkan dengan hanya meraih tiga kemenangan dari 14 pertemuan melawan Inggris.

Kendati demikian, Messi memastikan Argentina tidak akan mengubah pendekatan hanya karena menghadapi lawan sekelas Inggris.

"Kami terbiasa bermain tanpa memandang siapa lawannya, dan karena kami akan menghadapi tim hebat di semifinal, kami datang dalam kondisi terbaik," ujar Messi mengutip BBC.

Dengan atmosfer yang dipastikan membara sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan, semifinal kali ini bukan hanya menjadi panggung duel Lionel Messi dan Jude Bellingham.

Laga ini menjadi pertarungan dua budaya suporter untuk menentukan chants mana yang akan bergema paling keras sebagai penanda langkah menuju final Piala Dunia 2026.



https://www.tribunnews.com/superskor/7854121/wonderwall-atau-chants-messi-inggris-vs-argentina-hadirkan-duel-unik-di-semifinal-piala-dunia-2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.