Oleh: Muhammad Rustam, Ketua Organisasi Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM)
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemilihan Rektor Universitas Riau periode 2026-2030 merupakan momentum penting untuk menentukan arah pengembangan perguruan tinggi terbesar di Provinsi Riau.
Dalam proses tersebut, pengalaman kepemimpinan, rekam jejak pengabdian, dan pemahaman terhadap tata kelola perguruan tinggi semestinya menjadi pertimbangan utama dalam memilih sosok yang akan memimpin Universitas Riau ke depan.
Sebagai alumni Fakultas Hukum Universitas Riau, saya melihat Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H. merupakan salah satu figur yang memiliki modal tersebut.
Dedikasi yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun di lingkungan Universitas Riau mencerminkan komitmen yang kuat terhadap kemajuan institusi, baik dari sisi akademik maupun tata kelola organisasi.
Menurut pandangan saya, pengalaman kepemimpinan tidak dapat dibangun dalam waktu singkat.
Seseorang yang telah melalui berbagai jenjang jabatan akan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan kampus, mulai dari persoalan akademik, administrasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dr. Mexsasai telah meniti jenjang kepemimpinan secara bertahap, dimulai dari Ketua Program Studi, kemudian dipercaya menjadi Wakil Dekan, Dekan Fakultas Hukum, hingga menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Riau.
Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa beliau memahami dinamika pengelolaan perguruan tinggi dari tingkat paling dasar hingga tingkat universitas.
Bagi saya, pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang penting.
Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu mengelola organisasi yang kompleks, mengambil keputusan strategis, serta membangun sinergi di antara seluruh sivitas akademika.
Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, Universitas Riau membutuhkan pemimpin yang mampu memperkuat kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kemampuan membangun jejaring menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Saya juga menilai arah pemikiran yang dibangun Dr. Mexsasai selaras dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi.
Pengembangan riset, inovasi, tata kelola yang baik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan agenda yang harus terus diperkuat agar Universitas Riau mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Tentu saja, pemilihan rektor bukan sekadar memilih sosok yang populer, melainkan memilih figur yang memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan masa depan.
Kampus membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus membawa perubahan yang terukur dan berkelanjutan.
Saya berharap seluruh tahapan pemilihan rektor berlangsung secara demokratis, objektif, transparan, dan menjunjung tinggi integritas.
Proses yang baik akan menghasilkan pemimpin yang memperoleh legitimasi kuat dari sivitas akademika maupun masyarakat.
Siapa pun yang nantinya terpilih tentu harus mampu merangkul seluruh elemen kampus dan menjadikan Universitas Riau semakin unggul.
Namun, berdasarkan rekam jejak pengabdian dan pengalaman kepemimpinannya, saya memandang Dr. Mexsasai Indra memiliki bekal yang layak untuk mengemban amanah tersebut.
Kemajuan Universitas Riau bergantung pada kualitas kepemimpinan yang mampu menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi.
Maka, pengalaman panjang dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini patut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan arah kepemimpinan Universitas Riau untuk empat tahun mendatang.
( Tribunpekanbaru.com / Alexander )