Prodi S1 Teknik Informatika Harkat Negeri Luncurkan Aplikasi Geospasial SIDADU di Desa Bulakwaru
abduh imanulhaq July 15, 2026 01:12 PM

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri meluncurkan aplikasi geospasial Sistem Data Desa Terpadu (SIDADU) sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema "Dukung Digitalisasi Desa, Prodi S1 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri Luncurkan Aplikasi Geospasial SIDADU".

Kegiatan berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di Desa Bulakwaru, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, dengan melibatkan 42 peserta yang terdiri atas ketua RT, ketua RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perangkat desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Harkat Negeri dan Pemerintah Desa Bulakwaru, dilanjutkan dengan hibah aplikasi SIDADU kepada pemerintah desa.

Setelah itu, tim PKM memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan aplikasi, kemudian pada hari kedua dan ketiga dilaksanakan bimbingan teknis kepada peserta agar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri.

Ketua tim PKM, Aang Alim Murtopo, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi SIDADU merupakan kelanjutan dari program pendampingan digitalisasi desa yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya.

Melalui aplikasi berbasis geospasial tersebut, pemerintah desa diharapkan mampu mengelola data kependudukan dan wilayah secara lebih akurat sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif.

"Kehadiran aplikasi Geospasial SIDADU merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri dalam mengawal digitalisasi desa secara tuntas. Jika pada September 2025 kami mengawali langkah dengan membangun fondasi layanan mandiri di Desa Bulakwaru, maka tahun ini kami melangkah lebih jauh melalui aplikasi berbasis geospasial yang lebih presisi dan integratif. Kami tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga memastikan adanya transfer pengetahuan melalui bimbingan teknis sehingga perangkat desa mampu mengelola data kependudukan dan pemetaan wilayah secara mandiri," ujar Aang.

Ia menambahkan bahwa integrasi data konvensional ke dalam peta digital interaktif akan memberikan banyak manfaat bagi pemerintah desa, terutama dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data.

"Melalui integrasi data konvensional ke dalam peta digital interaktif, kami berharap desa memiliki basis data yang kuat, akurat, dan mudah diperbarui. Data tersebut akan menjadi pondasi penting dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik sekaligus mendukung ketepatan pemerintah desa dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan," tambahnya.

Kepala Desa Bulakwaru, M. Izam Zamzami, menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan Universitas Harkat Negeri.

Menurutnya, aplikasi SIDADU menjadi inovasi yang sangat relevan untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang berbasis data.

"Kami mengapresiasi kontribusi nyata dari sivitas akademika Universitas Harkat Negeri melalui pengembangan aplikasi SIDADU. Kehadiran sistem ini akan sangat membantu pemerintah desa dalam memvisualisasikan data secara lebih mudah sehingga kami dapat memetakan kondisi masyarakat, mulai dari profil kemiskinan, data penerima bantuan sosial, hingga klasifikasi usia produktif secara lebih akurat. Informasi tersebut tentu akan menjadi dasar yang sangat penting dalam menyusun program pembangunan desa yang tepat sasaran," ungkap M. Izam Zamzami.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Universitas Harkat Negeri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital hingga ke tingkat desa.

Selain menghadirkan inovasi teknologi, universitas juga memastikan keberlanjutan implementasi sistem melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas aparatur desa sehingga pemanfaatan teknologi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan pembangunan masyarakat.(***)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.