Babe Haikal: Halal Bukan Islamisasi, China Penghasil Produk Halal Terbesar Dunia l EKSKLUSIF
Tribun-video July 15, 2026 09:42 PM

TRIBUN-VIDEO - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan konsep halal tidak boleh lagi dipandang sebagai simbol agama semata.

Haikal menyebut halal kini telah menjadi standar global yang menjamin kualitas, kesehatan, dan kepercayaan terhadap suatu produk.

Dalam wawancara eksklusif bersama Tribun Network, Haikal menyebut persepsi halal di berbagai negara sudah jauh melampaui urusan agama.

"Jangan ada pikiran halal itu Islamisasi. Halal itu hanya untuk muslim. Tidak."

"Saya katakan halal for all. Halal untuk semua. Halal for everybody. Halal is prosperity. Halal is lifestyle," ujar Haikal, saat wawancara eksklusif di studio Tribunnews, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Haikal mengungkap fakta yang menurutnya masih jarang diketahui masyarakat.

Menurutnya, China merupakan negara penghasil produk halal terbesar di dunia, bukan negara-negara Timur Tengah.

"Negara mana yang menghasilkan produk halal terbesar dunia? China. Bukan Saudi Arabiah, bukan Qatar, bukan Bahrain, bukan Uni Emirat, bukan Kota Dubai, bukan Kota Abu Dhabi, bukan," ucapnya.

Di Amerika, lebih jauh ia menjelaskan, halal dipandang sebagai simbol kesehatan, di Eropa sebagai makanan premium (elite food), di Korea identik dengan double clean, sedangkan di China menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

Haikal juga meluruskan anggapan bahwa sertifikasi halal melarang restoran menjual babi atau minuman beralkohol.

Menurutnya, produk nonhalal tetap boleh dijual selama diproses secara terpisah dan produk halal memenuhi standar sertifikasi.

Haikal menjelaskan, tujuan utama program halal adalah meningkatkan daya saing produk Indonesia, mendukung pariwisata, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Saksikan wawancara lengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.