TRIBUN-TIMUR.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat kapasitas Brigade Pangan di Provinsi Sulawesi Barat melalui rapat koordinasi yang digelar di Auditorium Poltekkes Kemenkes Mamuju, Senin (13/7/2026).
Kegiatan ini diikuti penyuluh pertanian dan Brigade Pangan dari berbagai kabupaten sebagai upaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, Penguatan sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan pertanian nasional.
Menurutnya, generasi muda harus mampu menguasai inovasi dan teknologi agar produktivitas pertanian terus meningkat.
"Kita membutuhkan SDM pertanian yang unggul, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menjadi penggerak modernisasi pertanian untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan," ujar Amran.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan B50, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian melalui penerapan inovasi dan mekanisasi di lapangan.
"Keberadaan Brigade Pangan menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional," ujar Idha Widi Arsanti, yang memberikan arahan secara daring.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menjelaskan, Brigade Pangan menjadi bagian penting dari program percepatan swasembada pangan.
Kelompok ini diharapkan mampu mengelola lahan secara profesional dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern sehingga dapat meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas, dan kesejahteraan petani.
Wakil Direktur II Polbangtan Gowa juga menyampaikan materi mengenai pentingnya analisis usaha tani sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha pertanian yang lebih efisien dan menguntungkan.
Plt Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, menegaskan, Polbangtan Gowa sebagai penanggung jawab pendampingan Brigade Pangan di Provinsi Sulawesi Barat akan terus memberikan pembinaan dan penguatan kapasitas kepada seluruh Brigade Pangan yang telah terbentuk.
"Pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen Polbangtan Gowa dalam mendukung percepatan pembangunan pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi. Kami berharap Brigade Pangan mampu menjadi motor penggerak adopsi teknologi modern di tingkat petani," ujar Sartika.
Melalui penguatan sinergi antara penyuluh pertanian, Brigade Pangan, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian, diharapkan adopsi teknologi pertanian modern semakin luas, luas tambah tanam terus meningkat, dan target swasembada pangan nasional dapat diwujudkan secara berkelanjutan.