‎TPS 3R Karebosi Makassar Kelola Sampah Hotel dan Restoran
Imam Wahyudi July 17, 2026 09:11 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Sejak 2022, Fajar Harianto mulai merintis Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang.

Dimutasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menjadi Lurah Baru, Fajar mengaku resah melihat pengelolaan sampah dan kondisi lingkungan yang saat itu belum tertata dengan baik.

Sampah rumah tangga masih tercampur sehingga sulit diolah secara maksimal.

Kondisi tersebut mendorongnya mencari solusi agar sampah dapat dipilah dan dimanfaatkan sejak dari sumbernya.

Karena itu, ia menginisiasi pembangunan TPS 3R yang berlokasi sekitar 50 meter dari Kantor Kelurahan Baru, tepatnya di sebuah lorong buntu di Jalan RA Kartini.

"Sejak 2022 kami inisiasi. Awalnya hanya kelompok sampah plastik saja dulu," ujar Fajar saat ditemui Tribun, Kamis (17/7/2026).

Untuk menuju lokasi tersebut, pengunjung harus melewati celah di sisi bangunan kantor kelurahan.

Kantor Kelurahan Baru sendiri berdiri di atas bangunan bertiang besi dengan akses tangga di sisi kanan.

Sesampainya di lokasi TPS 3R, berbagai fasilitas dan aktivitas pengolahan sampah langsung terlihat.

Di sebuah ruangan khusus terdapat tempat pembiakan maggot yang dilengkapi dua jaring sebagai media perkembangbiakan lalat Black Soldier Fly (BSF) untuk menghasilkan telur maggot.

"Lalat ini bereproduksi, kemudian mati. Begitu terus siklusnya," kata Fajar.

Memasuki bagian dalam, tampak tumpukan sampah anorganik yang telah dipilah dan dikemas ke dalam karung-karung.

Sampah tersebut selanjutnya disalurkan ke Bank Sampah Pusat (BSP).

Di lokasi yang sama juga terdapat mesin insinerator yang nantinya digunakan untuk mengolah sampah residu.

Namun, hingga kini alat tersebut masih menunggu izin operasional.

"Masih sementara diurus DLH karena perlu izin untuk proses pembakaran," ujarnya.

Di sisi lain terdapat alat pemisah maggot dari media pengurai.

Sisa media pengurai tersebut menghasilkan kasgot atau bekas maggot yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Sementara itu, di dalam area berpagar terdapat tiga biopond dan kolam yang digunakan sebagai tempat maggot mengurai sampah organik.

Fajar mengatakan TPS 3R Karebosi setiap hari mengelola sekitar 400 hingga 600 kilogram sampah organik yang berasal dari rumah tangga maupun pelaku usaha, seperti hotel dan restoran di Kecamatan Ujung Pandang.

Menurutnya, sampah organik tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu hari untuk diurai oleh maggot.

Ia menjelaskan, pengolahan sampah organik di TPS 3R menghasilkan tiga produk utama, yakni maggot, bibit maggot, dan kasgot.

Ketiga produk tersebut memiliki nilai ekonomis dan telah memiliki pasar.

"Kami saat ini bekerja sama dengan sebuah yayasan yang membantu pengelolaan lebih lanjut dan pemasarannya," jelasnya.

Fajar mengungkapkan TPS 3R Karebosi merupakan TPS 3R pertama yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah kelurahan di Kota Makassar.

Saat ini, selain menjadi pusat pengolahan sampah organik di Kecamatan Ujung Pandang, tempat tersebut juga berkembang menjadi pusat edukasi pengelolaan sampah serta lokasi penelitian bagi berbagai perguruan tinggi.

Berbagai tamu dari instansi pemerintah, sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan akademisi telah datang untuk belajar mengenai pengelolaan sampah di TPS 3R Karebosi.

Belum lama ini, Universitas Negeri Makassar (UNM) juga menjalin kolaborasi penelitian di lokasi tersebut.

"Bersama kami, proposal penelitiannya lolos ke tingkat nasional," katanya.

Menurut Fajar, pihaknya juga aktif mendampingi pengurus RT dan RW di Kecamatan Ujung Pandang untuk mengembangkan pengolahan sampah organik di lingkungan masing-masing.

Selain memberikan edukasi, TPS 3R Karebosi juga menyalurkan bibit maggot sebagai tahap awal pengembangan pengolahan sampah organik di tingkat lingkungan. 

"Sudah banyak RT/RW yang berkunjung ke sini. Kami bantu mereka dengan bibit maggot. Harapannya pengelolaan sampah organik juga dapat berkembang di wilayah masing-masing," tuturnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.