Dulu Mati Suri, Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto Kini Disulap Jadi Sentra UMKM Kuliner
Samsul Arifin July 17, 2026 09:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus menghidupkan kembali kawasan Rest Area Gunung Gedangan di Kecamatan Magersari atau jalur Bypass Mojokerto, Jatim.

Kawasan yang sempat sepi dan terbengkalai itu kini ditata menjadi pusat UMKM kuliner, pasar seni, sekaligus ruang publik yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan melibatkan pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat, Rest Area Gunung Gedangan kini mulai kembali ramai dikunjungi.

Tak hanya menjadi tempat singgah bagi pengguna jalan, kawasan ini juga diarahkan menjadi destinasi baru yang menggabungkan kuliner, seni, hiburan, dan kegiatan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Mojokerto optimistis penataan yang dilakukan secara bertahap akan mampu mengembalikan kejayaan Rest Area Gunung Gedangan sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Baca juga: Pemadaman Kebakaran Tahura R Soerjo Mojokerto, Petugas Lewat Resort Batu untuk Capai Titik Api

Rest Area Dioptimalkan Jadi Ruang Publik Produktif

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan Rest Area Gunung Gedangan kini berkembang menjadi ruang publik yang mendukung aktivitas ekonomi, seni, dan hiburan melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.

"Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujar Amin Wachid, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, Pemkot Mojokerto terus membangun kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut.

"Rest Area Gunung Gedangan terus kami optimalkan menjadi ruang publik produktif, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM serta menjadi destinasi bagi masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan aset daerah secara bertahap dan berkelanjutan.

"Kita terus evaluasi pengembangan agar Rest Area Gunung Gedangan semakin ramai. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi yang mampu menggerakkan perekonomian lokal dan menghadirkan ruang publik yang nyaman," pungkas Amin.

Sentra UMKM, Pasar Seni, hingga Hiburan

Saat ini, lantai dua Rest Area Gunung Gedangan dimanfaatkan sebagai sentra UMKM dan pasar seni. Berbagai produk lokal dipasarkan di lokasi tersebut, mulai dari aneka kuliner, lukisan, hingga karya seni rupa.

Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Untuk menarik lebih banyak pengunjung, Pemkot Mojokerto juga rutin menggelar pertunjukan musik setiap hari Rabu di kawasan rest area.

"Diharapkan dengan ramainya aktivitas ini dapat berdampak positif, khususnya omzet para pelaku UMKM di kawasan rest area," tandasnya.

Jadi Ruang Interaksi dan Kreativitas Masyarakat

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Mojokerto, Citra Mayangsari mengatakan Rest Area Gunung Gedangan tidak hanya berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan kreativitas masyarakat.

Melalui penataan yang terus dilakukan, kawasan ini diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Kota Mojokerto yang mendukung pertumbuhan UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, serta menyediakan ruang publik yang nyaman dan produktif bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.