Jadi Pilot Project Nasional, Bupati-Wabup Bolsel Resmikan Kampung Tematik Ideal di Motandoi Selatan 
Ventrico Nonutu July 18, 2026 02:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Bolaang Uki - Upaya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) untuk menghadirkan kawasan permukiman yang layak akhirnya membuahkan hasil.

Rampungnya pekerjaan Hunian dan Penataan Kawasan Kumuh Kampung Tematik Ideal di Desa Motandoi Selatan, Kecamatan Pinolosian Timur, menjadi tonggak penting pencapaian tersebut.

Sebuah proyek yang tak hanya menjadi penerima DAK Tematik terbesar yang pernah diraih Bolsel.

Tetapi juga ditetapkan sebagai pilot project pembangunan DAK Tematik berskala nasional.

Disaksikan langsung jajaran kementerian/lembaga, Anggota DPRD Bolsel, unsur Forkopimda dan masyarakat, proyek tersebut diresmikan langsung Bupati Bolsel H Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan kawasan tersebut setelah melalui proses perjuangan yang panjang.

"Ini merupakan perjuangan panjang yang alhamdulillah bisa sampai dititik ini. Proses pengajuan DAK ini melalui banyak tahapan yang tidak mudah di pemerintah pusat, dan tahun ini hanya Bolsel yang berhasil mendapatkannya," kata Kamaru, Jumat 17 Juli 2026.

"Semua kebutuhan dasar sudah terfasilitasi, mulai dari jalan, listrik hingga air bersih yang bisa langsung diminum. Ini patut kita syukuri bersama," ujar top eksekutif Bolsel tersebut.

Tak lupa, pemimpin yang dekat dengan berbagai kalangan ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan lahan sehingga pembangunan kawasan hunian tersebut dapat terwujud.

Pimpinan daerah ini juga menegaskan bahwa keberadaan Kampung Tematik Ideal merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ditengah kebijakan efisiensi yang sedang berlangsung, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dan saling membantu yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Bolsel.

Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan produktif, khususnya dengan menanam tanaman buah dan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang mudah dikembangkan. 

Lahan-lahan kosong juga diminta tidak dialihkan menjadi lokasi pertambangan liar yang dapat merusak lingkungan. 

Sebaliknya, lahan tersebut diharapkan menjadi sumber penghidupan baru melalui sektor pertanian dan perkebunan.

"Saya minta para camat dan sangadi segera menindaklanjuti arahan ini dengan mendata lahan masyarakat," pintanya. 

"Kita bentuk kawasan Perkebunan Rakyat agar lahan-lahan yang ada menjadi produktif dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat," tegas Kamaru. 

Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Rikson Paputungan dalam laporan menguraikan bahwa DAK Tematik yang diterima untuk pembangunan kawasan tersebut merupakan bantuan terbesar yang pernah diperoleh Bolsel di tingkat nasional. 

Kepercayaan itu menjadi semakin istimewa karena untuk kedua kalinya Bolsel berhasil mendapatkan alokasi DAK Tematik dari pemerintah pusat. 

Selain dibiayai melalui DAK Tematik, pembangunan kawasan juga mendapat dukungan dari program CSR berupa pembangunan 20 unit rumah bagi masyarakat.

Lanjut dia, Kawasan Kampung Tematik Ideal kini telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang memadai. 

Seluruh rumah telah siap dihuni dan diserahkan kepada penerima manfaat beserta sertifikat hak atas tanahnya.

Fasilitas yang tersedia meliputi jaringan air bersih siap minum, sistem sanitasi dan drainase yang tertata, serta jaringan listrik yang telah berfungsi sepenuhnya. 

Bahkan, jaringan air bersih yang semula dirancang melayani sekitar 240 rumah kini telah berkembang hingga menjangkau lebih dari 500 rumah, termasuk melayani sejumlah desa di luar kawasan hunian.

(TribunManado.co.id/Nie)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.