FIFA akan memberikan cincin bergaya Super Bowl kepada para pemenang final Piala Dunia yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol, sebuah pertandingan yang juga akan dihadiri oleh Donald Trump.
Cincin ini dipasarkan sebagai edisi sangat terbatas, dengan 30 cincin akan diberikan kepada tim pemenang pada hari Minggu, sementara 1.996 cincin tambahan akan dijual kepada para penggemar.
Setiap cincin akan menampilkan miniatur trofi Piala Dunia dalam desainnya dan ukiran di bagian dalam, yang disesuaikan untuk mencerminkan budaya negara yang keluar sebagai juara.
Kapten dan pelatih kepala tim pemenang akan menerima cincin sementara segera setelah final berakhir sebagai tanda peringatan, sebelum 30 cincin resmi disesuaikan dan dikirim kemudian.
Pemberian cincin bergaya Super Bowl kepada para juara Piala Dunia ini merupakan inisiatif baru dari FIFA.
Tradisi pemberian cincin kemenangan sudah lama dikenal dalam olahraga Amerika, di mana para juara Final NBA juga terkenal menerima perhiasan berhiaskan permata tersebut sebagai simbol kemenangan.
Presiden Trump akan berperan penting dalam upacara penyerahan hadiah, setelah dikonfirmasi bahwa ia akan menyerahkan trofi Piala Dunia kepada tim juara. Kehadirannya ini akan menjadi pertandingan pertamanya sepanjang turnamen.
Trump tidak hadir dalam satu pun pertandingan tim Amerika Serikat selama perjalanan mereka di Piala Dunia yang berakhir di perempat final setelah kalah dari Belgia.
Namun, ia sempat terlibat dalam kontroversi terbesar turnamen ketika menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino — yang diketahui memiliki hubungan dekat dengannya — untuk meminta peninjauan ulang kartu merah yang diterima penyerang bintang Folarin Balogun.
Akibat intervensi tersebut, FIFA mengambil keputusan luar biasa dengan mencabut larangan bermain bagi Balogun, menggunakan klausul yang jarang diketahui dalam peraturan mereka, sehingga sang pemain dapat tampil melawan Belgia.
Trump secara terbuka mengakui telah menelepon Infantino, dan hal itu menimbulkan kritik keras terhadap FIFA karena dianggap membuka ruang bagi campur tangan politik dalam penyelenggaraan Piala Dunia serta mempertanyakan integritas olahraga.
Presiden Amerika Serikat itu akan hadir di Stadion MetLife untuk menyaksikan laga final, yang juga akan diawali dengan lagu kebangsaan Amerika Serikat sebelum kick-off — sebuah tradisi khas olahraga Amerika, meskipun agak aneh mengingat tim AS tidak berpartisipasi dalam pertandingan tersebut.