TRIBUNNEWS.COM - Sengitnya gambaran pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina turut menyedot perhatian dua legenda hidup Brasil, Ronaldo Nazario dan Ronaldinho.
Bisa dibilang mereka memiliki opini yang cukup berbeda terkait Spanyol dan Argentina yang akan saling mengalahkan di final yang digelar pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB di New York New Jersey Stadium.
Hal tersebut sebenarnya tak mengherankan pasalnya Spanyol dan Argentina merupakan sama-sama tim yang sangat kuat dan pantas menjejak ke laga paling penting di dunia.
"Saya justru lebih berharap Argentina bertemu Spanyol di final," kata Bayu Ajianto, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Kenapa? Bukan karena Spanyol lebih lemah, tetapi karena mereka mungkin menjadi tim dengan permainan paling lengkap saat ini."
"Namun, jika melihat gaya bermain, saya menilai Argentina punya peluang lebih besar untuk mengimbangi Spanyol," sambungnya.
Baca juga: Lionel Messi Mainkan Cabala Pamungkas, Argentina Usahakan Trofi Piala Dunia 2026
Ronaldo Nazario atau yang biasa dikenal dengan R9, condong memberikan dukungannya kepada Spanyol.
Menurutnya, Argentina akan sangat sulit mengalahkan Spanyol yang sedang on fire.
"Saya pikir Spanyol akan mengalahkan Argentina dengan mudah," kata R9 seperti dikutip dari ESPN Brasil.
"Pada saat yang sama, saya berpikir Argentina tak punya daya untuk membalikkan momentum ini jika Spanyol terlebih dahulu unggul satu atau dua gol."
"Hal itu karena Spanyol akan mempertahankan itu dengan terus menguasai bola sepanjang laga."
"Mereka bermain sangat luar biasa dan gaya bermain seperti itu sudah ada di DNA mereka," paparnya.
Hal yang disampaikan R9 memang tak bisa dibantah.
Spanyol justru semakin menggila tampil ketika Piala Dunia 2026 semakin mengerucutkan tim-tim yang pantas ke final.
Meski sempat kesulitan saat menghadapi Tanjung Verde, La Furia Roja berhasil menghapuskan segala keraguan tersebut.
Sang pelatih berhasil menemukan formula kemenangan saat tampil dengan Lamine Yamal yang belum sepenuhnya fit.
Ditambah lagi Spanyol juga kehilangan Nico Williams yang benar-benar diandalkan di sisi kiri penyerangan.
Munculnya Alex Baena sebagai penambal lubang di sisi itu malah menjadikan La Furia Roja semakin kolektif dan berbahaya.
Sementara itu, pujian juga mengalir kepada Argentina, tetapi bukan dari Ronaldo Nazario.
Justru hal tersebut muncul dari rekan seperjuangan R9 di Piala Dunia 2002 silam, Ronaldinho Gaucho.
Ronaldinho memberikan pandangan positifnya kepada Argentina yang juga berhasil mencuri perhatian.
Albiceleste menunjukan semangat luar biasa dengan tak pernah menyerah meski sempat beberapa kali tertinggal.
Api membara dalam diri para pemain Albiceleste berhasil membuahkan beberapa momen penting bagi Argentina.
Mereka bisa bangkit dari keterpurukan dan ketertinggalan ketika berhadapan dengan Mesir, Tanjung Verde, hingga Inggris.
"Argentina adalah Argentina, mereka selalu seperti itu, bukan? Mereka adalah tim yang identik dengan determinasi dan semangat membara," kata Ronaldinho dikutip dari Globo.
"Argentina berhasil membangun citra tersebut dan sekali lagi mereka mendapatkan keberhasilan lewat cara yang sama. Mereka selalu dengan sikap 'ayo semangat' yang tak pernah padam."
"Itulah Argentina dan seperti itulah gaya sepak bola yang saya gemari. Komitmen yang mereka tunjukan di setiap pertandingan."
"Dan tentu saja ada Lionel Messi. Dia adalah bintangnya. Dia bisa menyelesaikan segala permasalahan tim," lanjutnya.
(Tribunnews.com/Guruh)