Jelang Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Evaluasi Penyelesaian Akhir Persebaya
Titis Jati Permata July 21, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah sebelum tampil di Piala Presiden 2026.

Pelatih Bajul Ijo, Bernardo Tavares, menyoroti penyelesaian akhir sebagai aspek yang harus segera dibenahi setelah timnya gagal menang dalam laga uji coba melawan PSIS Semarang.

Persebaya bermain imbang 2-2 kontra PSIS dalam pertandingan bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026).

Meski mampu unggul lebih dulu melalui gol Alex Martins menit ke-35 dan Yann Mabela menit ke-52, Bajul Ijo harus puas berbagi angka setelah Lorensius Sabda mencetak dua gol balasan pada menit ke-74 dan 84.

Baca juga: Tavares Tak Soal Hasil Imbang, Progres Persebaya Jadi Prioritas Utama Hadapi Kompetisi

Dari laga tersebut, Bernardo Tavares melihat timnya mampu menciptakan banyak peluang.

Namun, jumlah peluang yang belum berbanding lurus dengan gol menjadi evaluasi utama sebelum tampil di turnamen pramusim.

"Ada hal-hal yang saya sukai dari tim ini. Kami menciptakan banyak peluang, tapi hanya mencetak dua gol," kata Bernardo Tavares kepada media termasuk surya.co.id.

Tidak Hanya Tugas Striker

Bernardo Tavares tidak ingin persoalan penyelesaian akhir hanya dibebankan kepada para penyerang.

Menurut pelatih asal Portugal itu, setiap pemain yang mendapatkan peluang harus memiliki tanggung jawab untuk memaksimalkannya.

Apalagi, persaingan di Piala Presiden 2026 dipastikan tidak mudah.

Persebaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan asal Thailand, Port FC.

Seluruh pertandingan Grup B akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Kami perlu bekerja lebih keras. Berusaha untuk lebih akurat dalam mencetak gol. Saya tidak ingin berbicara tentang kemalasan," kata Bernardo Tavares secara tegas.

Lini Depan Diisi Striker Asing Baru

Musim ini, sektor penyerangan Persebaya dihuni sejumlah pemain asing anyar. Mereka adalah Alex Martins, Yann Mabela, Miguel Peirera, dan Welber Motta.

Meski memiliki opsi penyerang dengan karakter berbeda, Bernardo menilai produktivitas gol juga bergantung pada bagaimana seluruh pemain membangun serangan.

"Kami bisa menciptakan lebih banyak peluang jika memberikan lebih banyak umpan terobosan ketika pemain kami menguasai bola," tegasnya.

"Yang penting bagi kami adalah siapa yang berlari dan siapa yang tidak menguasai bola. Semoga semua terus membaik di Piala Presiden nanti," pungkas Bernardo Tavares.

Rachmat Irianto Akui Finishing Jadi Catatan

Hal serupa disadari pemain Persebaya, Rachmat Irianto. Menurutnya, laga uji coba kontra PSIS menjadi bahan evaluasi penting sebelum tim memasuki kompetisi pramusim.

"Kami akan memperbaikinya sebelum Piala Presiden bergulir. Jadi ini adalah kesempatan bagus bagi tim untuk memperbaiki kekurangan dan kelebihan," kata Rachmat Irianto.

Piala Presiden 2026 sendiri akan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Persebaya akan berupaya memaksimalkan waktu tersisa untuk memperbaiki efektivitas serangan sebelum menghadapi persaingan di Grup B.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.